PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Dari awal menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau pada Februari 2014, hingga menjadi Gubernur Riau pada Mei 2016 dan sampai sekarang, H Arsyadjuliandi Rachman telah memberikan perhatian khusus dan penuh pada Kabupaten Kampar, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
Kabupaten Kampar selalu mendapat alokasi anggaran yang paling besar untuk progam pembangunan jalan dan jembatan serta pembangunan jaringan irigasi dan pengendalian banjir. Begitu juga untuk bidang kesehatan, pembangunan rumah layak huni, dan bidang lainnya.
Ketika dihubungi riausatu.com, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Ir. Dadang Eko Purwanto, MT membenarkan bahwa sejak tahun 2014, Kabupaten Kampar selalu mendapat porsi anggaran yang sangat besar, khususnya untuk program pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan serta program pengendalian banjir.
“Pak Gubernur memang konsen pada peningkatan dan pembangunan infrastruktur di semua daerah di Riau. Kampar mendapat porsi anggaran yang lebih besar karena wilayahnya yang cukup luas, dan masih kurangnya infrastruktur jalan dan jembatan yang mesti dibangun untuk membuka isolasi daerah demi peningkatan ekonomi warga,†ujar Dadang, Rabu (21/3/2018).
Berdasarkan data yang diperoleh riausatu.com dari Dinas PUPR Provinsi Riau, dari 2014 s/d 2017 Pemerintah Provinsi Riau telah menggelontorkan dana sebesar Rp530.379.465.079 untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, di Kabupaten Kampar.
Dan tahun 2018, sudah siap dana APBD Provinsi Riau sebesar Rp204.566.335.000,- untuk 10 kegiatan prioritas di Kabupaten Kampar; beberapa di antaranya lagi proses lelang di LPSE Riau.
Dari data tersebut, tertulis pada tahun 2014, Pemprov Riau telah mengucurkan dana untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar sebesar Rp90.895.016.921,- untuk 23 kegiatan/proyek.
Pada 2015, Pemprov Riau kembali mengucurkan dana untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar, bahkan lebih dari dua kali lipat, yakni sebesar Rp199.070.830.174,- dengan 30 kegiatan.
Pada 2016, kembali Pemprov Riau menaikkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar, yakni sebesar Rp240.413.617.984,-, dengan 37 kegiatan.
Setelah pada 2017 tidak ada anggaran infratruktur dikarenakan rasionalisasi, pada 2018 Pemprov Riau menganggarkan dana yang besar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar, yakni Rp204.566.335.000 dengan 10 prioritas kegiatan.
Adapun 10 prioritas kegiatan, di mana beberapa di antaranya lagi proses lelang di LPSE Riau itu, sebagai berikut:
1. Pembangunan Jembatan Gantung Pulau Rambai Keamatan Kampar Timur dengan pagu anggaran Rp11.059.134.000,-
2. Pembangunan Jembatan Gantung Desa Pangkalan Baru-Buluh Nipis Rp8.320.388.000,-
3. Pembangunan Jembatan Gantung Desa Kuapan-Koto Perambahan Rp6.513.083.000,-
4. Pembangunan Jembatan Gantung Desa Salo Kecamatan Salo Rp6.554.491.000,-
5. Peningkatan Jalan Simpang Batu Bersurat-Muara Takus Rp25.000.000.000,-
6. Pembangunan Jembatan Limau Manis Rp22.082.808.000,-
7. Pemeliharaan Jalan Simpang Air Hitam-Pantai Cermin-Petapahan Rp2.618.000.000,-
8. Pemeliharaan Jalan Simpang Muara Takus-Dusun Batas Rp3.250.000.000,-
9. Pembangunan Gedung Kantor SNVT dan Satker SKPD Rp116.263.251.000.-
10. Pembangunan Pagar Kawasan Science Techno Park (STP) Provinsi Riau Rp2.905.180.000,- (rs1)