PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Jumat subuh (19/5/2017) melaksanakan kegiatan silaturrahmi ke masyarakat sekaligus memberikan imbauan, bertempat di Masjid Muawwanah, Jalan Thamrin ujung, Kecamatan Sail, Pekanbaru.
Dalam penyampaian, Irjen Zulkarnain mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid Muawwanah serta masyarakat yang telah berkenan menerima kedatangan serta sedikit waktu untuk memberikan pesan-pesan Kamtibmas.
"Saya dan anggota saya berterimakasih telah diterima kami untuk shalat berjamaah dan diterima sedikit untuk bersilaturrahim bersama masyarakat disini," ujar Kapolda Riau dalam sambutan awalnya.
Selain itu, Kapolda Riau juga bersyukur karena sudah banyak Polisi yang datang untuk shalat subuh berjamaah bersama masyarakat.
Irjen Zul berharap, anggota polisi yang shalat subuh ini bukan karena Surat Perintah. Tujuannya supaya menjadi Polisi yang baik bisa Melindungi, Mengayomi dan Melayani masyarakat.
Ia juga berharap, Polisi lalu lintas tidak boleh mencari-cari alasan kesalahan orang lain dan juga tugas Bhabinkamtibmas harus bisa memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat.
"Polisi harus bermanfaat bagi masyarakat atau Rahmatan Lil 'Alamin. Pada intinya, polisi yang melanggar hukum itu bukan Rahmatan Lil 'Alamin," kata Kapolda.
Diakui Irjen Zul, ia setiap Jumat subuh melakukan silaturrahmi keliling ke Masjid.
"Saya sudah 7 bulan lebih menjadi Kapolda Riau dan setiap Jumat Subuh saya melakukan keliling Pekanbaru dan ada juga di luar kota seperti Pelalawan, Dumai. Tujuannya itu adalah menjalin Ukhuwah Islamiyah," jelas Irjen Zul.
Selain dari silaturrahmi itu sendiri, kata Irjen Zul lagi, ia juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.
"Negara kita negara Republik Indonesia memiliki bermacam suku dan agama, namun tetap satu. Maka dari itu, saya harapkan kita semua tetap menjalin kebersamaan," kata Irjen Zul.
Irjen Zul juga mengajak masyarakat untuk tetap mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Indonesia.
"Kita memiliki agama. Kalau tidak ada agama berarti kan Atheis atau Komunis. Sejak dulu komunis itu dilarang. Kami dari kepolisian mengajak untuk tetap mempertahankan Persatuan dan Kesatuan negara kita," sebut Zul.
Selain itu, Irjen Zul juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi Penyakit Masyarakat (Pekat).
"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga lingkungan, bapak-bapak dan ibu-ibu juga keluarganya dijaga dan hindari dari pengaruh minuman keras. Pengaruh minuman keras berdampak membahayakan seperti mabuk lalu berzina bahkan membunuh. Begitu juga dengan Narkoba, harus dijauhi," urai Irjen Pol Zulkarnain.
Polisi itu, sambungnya, saya ibaratkan sebagai sapu yang membersihkan pekarangan rumah.
"Jadi bagaimana jika sapu itu kotor, maka tidak bisa untuk membersihkan. Terakhir, bagi yang menjalin silaturrahmi ada 3 syafaat diantaranya saya mendoakan dimudahkan rezeki, akan dipanjangkan dan diberkati umurnya dan akan dimudahkan masuk surga," terangnya.
Usai menyampaikan pesan-pesan serta sambutan silaturrahmi, Kapolda Riau memberikan bantuan Jam Dinding, Mukena dan Al-Quran ke Masjid Muawwanah.
Acara tersebut turut dihadiri Karo SDM Polda Riau beserta personel Polda Riau, Wakapolsek Limapuluh, para Bhabinkamtibmas Polsek Limapuluh, Pengurus Masjid Muawwanah dan masyarakat sekitar.(fat)