KAMPAR, RIAUSATU.COM-Pelaksanaan Pemberian Obat Massal Pencegahan Filariasis (POMPF) di Kabupaten Kampar pada tahun 2016 diharapkan mencapai 80 persen. Target tersebut diharapkan tercapai karena Kabupaten Kampar didukung oleh 684 Posyandu, yang mana setiap Posyandu ada empat kader terlatih filariasis.
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer SH melalui Asisten III Setda Kampar Ir H Nurahmi dalam acara pertemuan koordinasi eliminasi filariasis tingkat Kabupaten Kampar, Rabu (10/8) di Bangkinang Kota. Hadir pada acara tersebut Kadis Kesehatan dr M Harris, Kepala Bidang Promkeskesga Sasminedi SKM MSi, Camat se Kabupaten Kampar, Kepala UPTD Puskesmas se Kabupaten Kampar, perwakilanLembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Profesi.
Nurahmi memaparkan bahwa di tingkat terdepan, yakni Posyandu, dengan 684 Posyandu, dan empat kader di setiap Posyandu, maka Kampar memiliki 2736 kader yang terlatih yang tersebar di seluruh Kabupaten Kampar. Di tingkat Puskesmas, Kampar sudah menyiapkan tim teknis dalam rangka POMPF. “Kepada seluruh Camat agar berperan aktif menggerakkan masyarakat untuk meminum obat filariasis dan memantau pelaksanaan POMPF yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang,’’ucapnya.
Kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas se Kabupaten Kampar, diharapkan untuk melaksanakan kegiatan POMPF sesuai dengan protap dan teknis pelayanan sebaik-baiknya mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi kegiatannya.
Pada kesempatan tersebut, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id, Kadis Kesehatan dr M Harris didampingi Kepala Bidang Promkeskesga Sasminedi SKM MSi menyampaikan bahwa realisasi POMPF yang pertama hingga yang keempat selalu diatas target nasional. Jika pada tahun 2016 ini Kabupaten Kampar bisa mencapai di atas 65 persen, maka Kampar dapat dinyatakan sebagai Kabupaten yang melaksanakan kegiatan Transmission Assesment Survey (TAS). Kegiatan TAS dimaksud yaitu survey terhadap anak usia 6-7 tahun untuk menentukan ada atau tidak adanya penularan baru penyakit filariasis, yang selanjutnya dapat menyatakan Kampar bebas dari filariasis. (dri)