BNK Berlebaran Bersama Residen

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Sabtu, 2 Juli 2016 | 09:40 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar berlebaran bersama korban narkoba yang sedang direhabilitasi di BNK (residen), pada hari raya Idul Fitri 1437 H, Rabu pekan depan.
 
Lebaran bersama ini diwujudkan dengan menggelar sholat Idul Fitri berjemaah di halaman kantor BNK Kampar yang diikuti oleh Kepala BNK Kampar AKBP H. Djanuarel, SH, beserta seluruh staf, residen, orang tua (keluarga) residen dan pengurus Pop Kasih (Persatuan Orang Tua Peduli Kasih Sayang) Kampar.
 
Demikian  disampaikan Kepala BNK Kampar AKBP H. Djanuarel, SH kepada Kamparkab, Jumat (1/7). "Kita (BNK, red), sholat Idul Fitri,  di halaman kantor, bersama residen dan orang tua residen," ujarnya.
 
Disampaikan Djanuarel bahwa dipilihnya halaman kantor BNK untuk memudahkan pengawasan karena sebagian dari residen masih baru sehingga mereka ada yang masih kurang betah di panti rehab. "Dikuatirkan kalau sholat di luar kompleks BNK,  ada yang lari dan sebagainya karena sebagian ada yang masih baru," ujar Djanuarel.
 
Setelah pelaksanaan sholat Idul Fitri, orang tua (keluarga) dipersilahkan berkumpul bersama residen. Mereka diberi waktu berkumpul selama setengah hari, setelah itu residen kembali ke panti rehabilitasi.
 
Lebaran kali ini merupakan tahun kedua yang digelar BNK bersama residen. ''Berdasarkan evaluasi tahun kemarin, pelaksanaan lebaran bersama ini besar manfaatnya dalam mengobati kerinduan residen dengan keluarga. Kita ciptakan suasana lebaran seperti dirumah,'' ujarnya, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.
 
Disampaikan Djanuarel, bahwa saat ini jumlah residen sebanyak 35 orang.  ''Sebelumnya, jumlah residen sebanyak 47 orang sesuai dengan kapasitas tempat tidur, namun menjelang lebaran sudah banyak yang menyelesaikan rehab dan kembali berkumpul bersama keluarga,'' ujarnya.
 
Usai lebaran jumlah residen bakal melonjak karena saat ini banyak calon residen yang antri untuk di rehab. Kemudian usai lebaran ini BNK mulai membuka rehabilitasi untuk residen perempuan. ''Untuk tahap awal ini, kita buka untuk lima orang residen perempuan, sesuai dengan kapasitas tempat tidur yang telah kita sediakan,'' ujarnya. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X