Silaturahim Mampu Menghilangkan Prasangka Negatif

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Rabu, 11 Mei 2016 | 11:26 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad Saw 1437 H dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan Iman Taqwa kepada Allah, meningkatkan silaturahim dan membuang prasangka negatif.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Zulfan Hamid pada acara peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad sekaligus silaturahim dengan masyarakat di Masjid Jamik Dusun II Desa Gunung Malelo Kecamatan Kotokampar Hulu, Senin sore (9/5).

''Momen ini merupakan kesempatan kita untuk mempererat sillaturrahim,  karena jarangnya pertemuan dikarenakan kesibukan kita masing-masing. Semoga dengan silaturahim ini mendapatkan syafaat mampu menghilangkan  perasaan negatif terhadap sesama kita,’’ ungkap Sekda, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.

Zulfan mengajak masyarakat untuk memperkokoh dan meningkatkan silahturahim karena dengan kuatnya silahturahim merupakan modal utama dalam untuk membangun desa. ''Mari tingkatkan silaturahim antara masyarakat dengan aparatur desa serta tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai elemen dalam membangun desa, sebab yang merasakan hasil dari pembangunan tersebut juga masyarakat desa,'' ujarnya.

Di samping itu, Zulfan Hamid juga menghimbau masyarakat agar waspada dengan bahaya penyalahgunaan narkoba yang sudah masuk hingga ke desa-desa. Narkoba masuk ke desa dengan sasaran anak-anak dan tidak tertutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terpengaruh oleh narkoba. Para orang tua agar membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang selalu mengintai. Terlebih sekarang yang terkena dari narkoba sudah tidak pandang umur lagi, sehingga ini sangat mengkhawatirkan.

''Mari kita jaga dan lindungi anak-anak dan keluarga kita dengan memberikan perhatian dan kasih sayang dan dengan pendidikannya di sekolah maupun pergaulan anak-anak sehari-hari,'' ujar Zulfan Hamid.

Pada kesempatan tersebut, Camat Koto Kampar Hulu Niam mengatakan, momentum Isra dan Miraj merupakan ajang untuk sebagai memperkuat Iman dan Taqwa Kepada Allah SWT.  Mesjid Jamik yang dibangun pada tahun 1912 M yang juga mesjid tertua di Kabupaten Kampar. Niam juga memohon bantuan pembangunan dan perbaikan, karena mesjid Jamik tersebut mempunyai nilai sejarah terhadap sejarah Desa Gunung Malelo.

Kemudian, sesuai dengan program lima pilar Kabupaten Kampar yang salah satunya adalah Peningkatan Akhlak dan moral, acara ini merupakan salah satu implementasi dari pilar tersebut. ''Kami jugajuga menghimbau agar orang tua yang memiliki anak tamatan SLTA untuk mendukung kelanjutan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi, karena jenjang pendidikan yang lebih tinggi merupakan peningkatan Sumber Daya Manusia,’’ tukasnya. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X