Manasik Haji Resmi Ditutup

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Kamis, 13 Agustus 2015 | 11:32 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Saat menutup Manasik Haji dan melepas Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar Tahun 2015, Bupati Kampar Jefry Noer sempat meminta kepada JCH untuk mendo'akan  program yang sedang dicanangkan oleh Kabupaten Kampar sekarang terutama program terbarukan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE).

''Walaupun program ini sudah baik, tetapi kalau Allah tidak Ridho dan tanpa doa dari bapak/ibu juga belum tentu juga program ini akan berhasil,'' kata Jefry saat memberikan sambutan, Rabu (12/8), sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.

Jefry merinci, RTMPE itu hanya membutuhkan lahan 1000 meter persegi saja dengan modal 120 juta, nantinya bisa menghasilkan berbagai kebutuhan rumah tangga serta penghasilan ekonomi yang cukup.

Dimana di RTMPE diperlukan sapi induk sebanyak enam ekor dengan harga Rp 10 juta/ekor total Rp 60 juta, kandang sapi lebih kurang Rp 5 juta,  kandang ayam Rp 5 juta,  Ayam petelor induk 100 ekor dengan harga Rp 70 ribu/ekor lebih kurang Rp 7 juta, ditambah bangkok pejantan 10 ekor dengan harga Rp 150 ribu/ekor lebih kurang Rp 1,5 juta, total dari modal diatas lebih kurang Rp 108,5 juta.

Dimana sisa modal  lebih kurang  Rp 11,5 juta dari Rp 120 juta tersebut adalah untuk  pembuatan kolam dan bibit ikan lele sebanyak 6000 ekor,  kebun Bawang merah untuk 50 kg dan cabe 50 batang, sayur-sayuran serta ramuan-ramuan untuk pengolahan biourine.

Nah, modal yang Rp 120 juta diperlukan tersebut masyarakat hanya membutuhkan modal lebih kurang sebesar Rp 60 juta, sebab sapi yang enam ekor akan dibantu melalui bantuan sapi bergulir dari pemda sebanyak 5 ekor serta ditambah 1 ekor bantuan CSR Perusahaan yang ada di Kampar. Maka kita sudah hemat Rp 60 juta rupiah.

Sementara untuk ikan lele, bawang merah serta cabe  akan dibantu melalu dinas Pertanian dan Dinas Perikanan , dengan demikian para alumni atau masyarakat hanya membutuhkan modal usaha dari dana bergulir lebih kurang Rp 60 juta, dengan pinjaman Rp 60 juta masyarakat hanya membayar lebih kurang Rp 1,8 juta/bulan selama satu tahun.

Program RTMPE ini sangat bermanfaat tinggi bagi masyarakat, sebab apabila masyarakat sudah memiliki RTMPE, masyarakat nantinya cuma akan hanya lagi membeli minyak, sabun, garam dan gula saja lagi. Karena dalam RTMPE ini apa yang diinginkan masyarakat untuk di konsumsi sudah tersedia, mau masak ikan sudah ada, ayam sudah ada, bahkan uang jutaan perbulan pun akan didapat.

''Untuk tahun ini, kita menargetkan akan terealisasi RTMPE sebanyak 1200. Mudah-mudahan nantinya setelah bapak/ibu do'akan, untuk tahun depan bisa lebih banyak lagi masyarakat yang menerapkan RTMPE ini,'' harap Jefry. (dri)



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X