SIAK, RIAUSATU.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak telah mengusulkan peningkatan sejumlah status jalan agar segera diperbaharui kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Pasalnya, sejumlah ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Siak sudah berubah status menjadi jalan Nasional.
''Usulan itu sudah lama kita masukkan ke Pemprov Riau. Kita berharap sebelum akhir tahun, pembaharuan status jalan ini sudah terealisasi, karena sangat berhubungan dengan anggaran,'' kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Irving Kahar melalui Kabid Bina Marga Ardi Irfandi kepada GoRiau.com, Kamis (6/8/2015) .
Adapun pembaharuan status jalan itu, lanjut Ardi, seperti ruas jalan dari Simpang Beringin-Simpang Jembatan Sultan Syarif Hasyim- Simpang Maredan- Simpang Km 11 Buatan dengan panjang 46,2 km. Kemudian, ruas jalan Simpang Km 11 Perawang - Simpang Jembatan Sultan Syarif Hasyim dengan panjang 10,1 km."Ini dulunya jalan kabupaten yang akan diperbaharui menjadi jalan provinsi," jelas Ardi.
Selanjutnya, ruas jalan dari Simpang Km 11 Perawang - Feri Perawang - Simpang Maredan, dengan panjang 13,2 km dan jalan Simpang Km 11 Buatan - Buatan 2, dengan panjang 10,4 km. "Kalau ruas jalan ini dulunya jalan provinsi yang akan diperbaharui menjadi jalan kabupaten," jelasnya.
Dijelaskan Ardi, dampak positif dari peningkatan status jalan itu akan berpengaruh terhadap anggaran dan tanggung jawab. ''Selama ini beban pembiayaannya dianggarkan dari APBD Siak, setelah perubahan status jalan tentu Pemkab tidak perlu lagi menganggarkan. Apabila dipandang perlu, Pemkab masih dapat melakukan pembangunan dengan cara MoU (Memorandum of Understanding) dengan penyelengara jalan lain,'' katanya.
''Dari segi perkembangan wilayah, dengan meningkatnya status jalan maka akan meningkatkan status kelas, fungsi dan sistem jalan tersebut. Hal ini sangat berdampak positif, sebab selama ini daerah yang dihubungkan oleh jalan itu hanya pusat kegiatan lokal. Bisa jadi kedepannya akan menjadi pusat kegiatan wilayah, bahkan bisa jadi pusat kegiatan Nasional,'' pungkas Ardi. (dri)