152 Pengungsi Rohingya Dipindahkan, Pemko Pekanbaru Berharap Ini

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 29 Maret 2023 | 13:44 WIB
Rapat lanjutan membahas tindak lanjut pemindahan pengungsi Rohingya dari Aceh ke Kota Pekanbaru. (f: ist)
Rapat lanjutan membahas tindak lanjut pemindahan pengungsi Rohingya dari Aceh ke Kota Pekanbaru. (f: ist)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, S.T, M.Si mengatakan pemindahan 152 pengungsi Rohingya jangan sampai menimbulkan persoalan sosial di tengah masyarakat.

"Saat ini persiapan tetap dilakukan dengan menyiapkan akomodasi bagi para pengungsi selama berada di Pekanbaru," kata Sekda Indra dalam rapat lanjutan membahas tindak lanjut pemindahan pengungsi Rohingya dari Aceh ke Kota Pekanbaru. Rapat digelar di Ruang Kiambang Polresta Pekanbaru, Selasa (28/3/2023).

Dikatakan, Pemko Pekanbaru kini telah menyiapkan delapan community house atau tempat penampungan sementara bagi pengungsi Rohingya yang bakal dipindahkan dari Aceh ke Ibukota Provinsi Riau.

Kedelapan community house itu di antaranya Wisma Indah Sari yang diperuntukan bagi pengungsi yang telah berkeluarga. "Di Wisma Indah Sari ini ada 6 kamar," ungkap Syoffaizal.

Kemudian Hotel Satria untuk pengungsi yang datang bersama keluarga atau family berjumlah 15 kamar, lalu Wisma D’Cops khusus untuk pengungsi yang masih single ada dua kamar, dan Wisma Siak Resort bagi pengungsi yang berkeluarga sebanyak 18 kamar.

Selanjutnya Wisma Fanel untuk pengungsi yang belum berkeluarga ada 20 kamar, Rumah Kost Tasqya bagi pengungsi berkeluarga dan single ada 9 kamar, Wisma Orchid untuk yang berkeluarga dan family ada 5 kamar, serta Kos-kosan Devada khusus bagi pengungsi berkeluarga terdapat sebanyak 34 kamar.

"Jadi total kamar yang dipersiapkan sementara di delapan community house berjumlah 109 kamar," jelas Indra Pomi, dilansir website resmi Pemko Pekanbaru.

Untuk penempatan pengungsi sendiri, terang Syoffaizal, pemerintah kota akan berkoordinasi dengan International Organization for Migration (IOM) atau organisasi internasional yang menangani pengungsi asal luar negeri.

"Nanti kita akan koordinasi dengan IOM untuk penempatannya," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X