Puan Sampaikan Pesan Forum Parlemen di KTT ASEAN, dari Soal Perdamaian Hingga Ekonomi Hijau

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Rabu, 10 Mei 2023 | 16:03 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani di KTT ASEAN (ft: ist).
Ketua DPR RI Puan Maharani di KTT ASEAN (ft: ist).

“Dalam rangka mencapai tiga pilar responsif, stabil dan sejahtera, kami Parlemen Anggota AIPA, juga harus membangun sinergi dan bekerja bahu-membahu dengan pemerintah kita masing-masing,” ucap Puan.

Cucu Bung Karno ini menambahkan, pemerintah tidak dapat dan tidak boleh bekerja sendiri dalam menjawab tantangan yang kompleks yang dihadapi bangsa dan rakyat. Puan mengatakan, AIPA punya peranan penting dan konstruktif dalam meningkatkan diplomasi parlementer serta dalam mendukung ASEAN untuk menjadi pusat pertumbuhan dan ketahanan yang lebih kuat.

“Dukungan legislatif dalam mendorong pemerintah mengambil keputusan yang tepat dan cepat diperlukan sebagai upaya menanggapi perkembangan dan tantangan yang dihadapi kawasan,” sebutnya.

Dalam ASEAN-AIPA Interface Meeting, Puan juga menyinggung soal krisis kemanusiaan di Myanmar. Ia mengatakan, ASEAN harus mempertahankan mekanisme yang terbuka dan inklusif untuk pembangunan perdamaian dan pencegahan konflik, serta memastikan bahwa ASEAN tetap menjadi kekuatan yang andal dan kuat untuk mengatasi tantangan perdamaian dan keamanan di kawasan dan sekitarnya.

“Terkait hal ini, kami Parlemen Anggota AIPA berkomitmen untuk bekerja sama dengan cabang eksekutif ASEAN untuk memulihkan perdamaian dan demokrasi di Myanmar,” tegas Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini juga menyinggung soal kemakmuran bagi semua masyarakat Asia Tenggara. Puan menyebut, tidak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apapun di kawasan apalagi negara-negara anggota ASEAN telah bekerja secara kolektif untuk mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

“Parlemen Anggota AIPA dapat membantu
mengadvokasi kebijakan yang mempromosikan penyempitan kesenjangan pembangunan, pertumbuhan inklusif, ketahanan regional dan pembangunan berkelanjutan, sehingga menciptakan kemakmuran dan keadilan di Asia Tenggara,” jelasnya.

“Penting untuk mencapai pertumbuhan sosio-ekonomi yang inklusif agar kita dapat menjadikan ASEAN sebagai Epicentrum of Growth yang tidak meninggalkan siapa pun,” sambung Puan.

Lebih lanjut, Puan menyebut ASEAN-AIPA Interface Meeting kali ini cukup istimewa karena ASEAN menyambut Timor Leste sebagai anggota baru. Ia menyambut keanggotaan Timor Leste di ASEAN dan AIPA.

“Tahun ini, kami berharap ASEAN di bawah kepresidenan Indonesia dapat memperkuat upaya yang ada untuk memastikan kawasan yang lebih stabil dan sejahtera,” ungkapnya peraih dua gelar Doktor Honoris Causa tersebut.

Sementara itu Presiden Jokowi yang bertindak sebagai ketua KTT ASEAN ke-42 mengucapkan terima kasih kepada seluruh parlemen di Asia Tenggara yang turut berkontribusi membantu pemerintah negara-negara ASEAN. Khususnya dalam kebijakan di masa darurat pandemi Covid-19 sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat.

“Dalam jangka panjang peran parlemen juga sangat dibutuhkan dalam menyusun agenda ASEAN tahun 2045. Kita harus memastikan ASEAN mampu tanggap dan resilience menghadapi tantangan sehingga menjadi pusat pertumbuhan dan menjadi kawasan yang aman, stabil dan demokratis,” kata Jokowi.

“Kolaborasi pemerintah dan parlemen harus diperkuat untuk menjaga dan memperkokoh stabilitas politik dan demokratis guna menjadikan ASEAN Epicentrum of Growth,” tutupnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X