Dipercepat, Penanganan Infrastruktur Lembah Anai

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 1 Januari 2026 | 18:17 WIB
Lembah Anai. (f: kompas.com)
Lembah Anai. (f: kompas.com)

PADANG, RIAUSATU.COM - PT Hutama Karya Infrastruktur atau HKI mempercepat penanganan di ruas Jalan Padang–Bukittinggi via Lembah Anai yang terdampak banjir dan longsor.

Dari total sekitar 5,8 kilometer area terdampak di 15 titik, penanganan prioritas tahap ini dilakukan di segmen kritis dengan panjang efektif sekitar 800 meter.

Saat ini, sedang dilakukan penanganan permanen menggunakan metode borepile dengan sistem soldier pile  di KM 63+500 dan KM 65+200, yang rencananya akan dilanjutkan di KM 62+700 dan lokasi-lokasi lainnya. 

Sekretaris HKI Philadelphia H.H.P menjelaskan, struktur borepile dengan sistem soldier pile ini dipilih karena mampu memberikan stabilitas struktural jangka panjang, aman pada kondisi tanah berbatu, dan tidak mengganggu stabilitas lingkungan sekitar karena minim getaran.

Harapannya, penanganan permanen di Jalur Lembah Anai tetap dapat dilakukan sembari tetap mengupayakan agar akses tetap dapat dilalui warga.

“Saat ini, kami sudah mulai melaksanakan pekerjaan penanganan permanen, yang ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. Adapun pekerjaan yang telah dilakukan pasca bencana hingga hari ini yakni perbaikan oprit, normalisasi aliran sungai, dan perbaikan struktur jalan,” tutur Philadelphia dalam rilis, Rabu (31/12/2025), dilansir kompas.com.

Untuk percepatan pekerjaan di lapangan, HKI menambah jumlah alat borepile menjadi 8 unit dari rencana awal lima unit.

Hingga Selasa (30/12/2025), sebanyak 3 alat borepile telah beroperasi, dan unit lainnya akan terus didatangkan secara bertahap selama masa pekerjaan.

Selain perapihan dan pembersihan material, HKI juga melakukan perkuatan struktural berupa perbaikan oprit pada sisi abutment di sekitar Jembatan Margayasa.

Tahapan yang tengah dikerjakan yakni pembentukan matras menggunakan jumbo bag dan timbunan sirtu untuk kemudian dilakukan penanganan permanen dengan menggunakan soldier pile.

Tujuannya tak lain untuk memperkuat badan jalan dari gerusan sungai dan menjaga stabilitas jalan.

Selama pekerjaan berlangsung, HKI senantiasa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengaturan lalu lintas di lokasi.

Ini termasuk pemasangan rambu peringatan, pengaturan buka-tutup jalur pada jam tertentu, serta penempatan petugas untuk memastikan kendaraan dapat melintas dengan aman.

Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Sejumlah warga yang melewati jalur akses Jalan Padang-Bukittingi via Lembah Anai menyampaikan apresiasi atas langkah penanganan yang dilakukan perseroan. Sehingga, akses Lembah Anai bisa tersambung kembali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X