Ketum PWI Pusat Hadiri Peresmian Immunotherapy Nusantara, Dukung Inovasi Medis Anak Bangsa

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Selasa, 11 November 2025 | 18:42 WIB
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menghadiri peresmian Layanan Immunotherapy Nusantara dan Grand Opening Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, pada Senin, 10 November 2025. (f: Istimewa)
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menghadiri peresmian Layanan Immunotherapy Nusantara dan Grand Opening Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, pada Senin, 10 November 2025. (f: Istimewa)

JAKARTA, RIAUSATU.COM — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menghadiri peresmian Layanan Immunotherapy Nusantara dan Grand Opening Digital Subtraction Angiography (DSA) di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, pada Senin, 10 November 2025.

Kehadiran Akhmad Munir bersama jajaran pengurus PWI menjadi bentuk dukungan dunia pers terhadap kemajuan riset dan inovasi medis karya anak bangsa.

Layanan baru ini diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sebagai upaya memperkuat kemandirian nasional di bidang kesehatan melalui riset dan pengembangan teknologi medis dalam negeri.

Dalam acara yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R.

Ketiganya secara simbolis meresmikan layanan Immunotherapy Nusantara dan DSA sebagai fasilitas unggulan di RSPPN Soedirman.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan apresiasinya atas undangan serta penjelasan mengenai program imunoterapi yang dikembangkan oleh tenaga medis Indonesia.

“Kami senang diundang dan mendapat penjelasan soal program imun di RSPPN Soedirman. PWI berharap program ini membawa manfaat besar bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Akhmad Munir.

Akhmad Munir menilai, langkah Kemenhan melalui RSPPN Soedirman sejalan dengan semangat kemandirian bangsa di bidang kesehatan.

“Ini bukti nyata bahwa anak bangsa mampu berinovasi dan menghadirkan layanan kesehatan berteknologi tinggi,” tambahnya.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam sambutannya menegaskan bahwa layanan Immunotherapy Nusantara dan DSA tidak hanya untuk kepentingan TNI, melainkan juga terbuka bagi masyarakat umum.

“Ini tidak hanya untuk kepentingan TNI, tapi untuk seluruh publik bisa mencoba dan menikmati. Kita harapkan layanan ini memberi dorongan kesehatan bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Sjafrie.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menambahkan bahwa penguatan fasilitas medis di lingkungan TNI merupakan bagian dari strategi meningkatkan ketahanan nasional.

“TNI mendukung penuh setiap upaya peningkatan kualitas kesehatan, karena kesehatan yang baik akan memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan nasional,” kata Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy turut mendonorkan plasma darahnya untuk menjalani proses imunoterapi di lokasi peresmian.

“Pak Menhan Sjafrie menawarkan saya untuk segera immunotherapy. Jadi susah saya tolak. Ya saya ikuti saja. Baru pertama kali juga ini,” ujarnya sambil tersenyum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X