JAKARTA, RIAUSATU.COM - Pemerintah akan memulai program magang nasional yang terbuka untuk lulusan baru atau fresh graduate mulai kuartal keempat 2025 atau sekitar bulan Oktober-Desember.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program magang ini terbuka untuk seluruh perusahaan, baik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Ya kita berharap di Kuartal IV bisa mulai," kata Airlangga dikutip dari Kompas.com, Rabu (17/9/2025).
Adapun program magang ini nantinya bisa diikuti fresh graduate setiap jenjang seperti D3, D4, S1 ataupun pendidikan tinggi lainnya.
Airlangga juga menjelaskan, nantinya yang bisa ikut program magang ini dibatasi hanya bagi fresh graduate dengan batas waktu lulus maksimal satu tahun. Hal ini, kata Airlangga, sedang terus dimatangkan pelaksanaannya bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek)
"Program magang sedang dimatangkan Menristekdikti. Tapi salah satunya adalah mereka yang eligible adalah yang lulus maksimal 1 tahun. Sehingga bisa fresh graduate, bisa ditangkap," ujarnya.
Airlangga mengatakan, para peserta magang juga akan mendapatkan upah sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) di daerah masing-masing.
Nantinya para peserta akan mendapatkan upah selama enam bulan yang ditanggung oleh pemerintah. "Sesuai dengan UMP daerah masing-masing," kata Airlangga dikutip dari laman resmi Presidenri.go.id, Rabu (17/9/2025).
Program ini akan dijalankan melalui skema kerja sama antara perguruan tinggi dengan dunia usaha. "Perusahaan semuanya bisa, swasta atau milik negara dan akan ada kerja sama link and match antara perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan tersebut," jelas Airlangga.***