BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 27-28 Agustus 2025, Apa Termasuk Riau?

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 08:41 WIB
Ilustrasi cuaca. (f:  kompas.com)
Ilustrasi cuaca. (f: kompas.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan daftar wilayah berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada Rabu (27/8/2025) dan Kamis (28/8/2025).

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang–lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas.

“Pantau pembaruan resmi BMKG, optimalkan kesiapan drainase lingkungan, rencanakan aktivitas dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca, dan bagi pelayaran/penyeberangan perhatikan peringatan angin kencang serta gelombang tinggi pada perairan terdampak,” terang BMKG dikutip dari laman resminya, dilansir kompas.com.

Dalam sepekan mendatang, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami pembentukan awan hujan yang signifikan.

“Kondisi ini dipicu oleh interaksi faktor atmosfer skala global, regional, hingga lokal yang mempertahankan atmosfer dalam keadaan labil dan mendukung perkembangan awan konvektif,” jelas BMKG.

“Akibatnya, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpeluang terjadi di berbagai wilayah,” sambungnya.

Dipole Mode Index (DMI) −0,91 menunjukkan Indian Ocean Dipole (IOD) negatif lemah yang cenderung meningkatkan pasokan uap air ke Indonesia bagian barat. Nino 3.4 −0,22 (netral) dan Southern Oscillation Index (SOI) +2,0 (netral) tidak memberikan penguatan pembentukan awan yang berarti. Baca berita tanpa iklan.

BMKG menyebut, Madden–Julian Oscillation (MJO) fase 3 saat ini mendukung konveksi di Indonesia bagian barat dan tengah. Dalam beberapa hari ke depan MJO diperkirakan menguat dan bergeser ke fase 4, yakni semakin mendekati wilayah Indonesia.

Pada skala regional, potensi hujan diperkuat oleh gelombang Kelvin, Rossby Ekuator, dan Mixed Rossby Gravity (MRG) yang aktif di beberapa wilayah.

Selain itu, gelombang berfrekuensi rendah (low frequency) persisten di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini sejalan dengan anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif dan Sea Surface Temperature (SST) yang lebih hangat di sejumlah perairan.

“Faktor penguat lain adalah sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera dan Samudra Pasifik utara Papua Barat,” ungkap BMKG.

Intrusi udara kering (dry intrusion) dari barat–barat daya Banten hingga Nusa Tenggara Barat berpotensi memicu konveksi di depan batas intrusi (udara lebih hangat dan lembap). Siklon Tropis Kajiki di Laut China Selatan diperkirakan bergerak ke barat menuju Vietnam dengan intensitas menurun.

Sementara Bibit Siklon 93W di timur Filipina cenderung persisten dengan peluang menjadi Siklon Tropis dalam kategori rendah (24–72 jam).

Dilansir dari laman resmi, berikut ini prakiraan BMKG mengenai wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada 27-28 Agustus 2025:

Rabu, 27 Agustus 2025
Hujan sedang-lebat: Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Bengkulu Jawa Tengah DI Yogyakarta Bali Kalimantan Tengah Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Maluku Utara Maluku Papua Barat Daya Papua Barat Papua Tengah Papua Pegunungan Papua Papua Selatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X