Terungkap Cara Menghemat Token Listrik Rp 100.000 untuk Anak Kos Pengguna AC

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 13 November 2025 | 09:04 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)
Ilustrasi. (f: kompas.com)

Dengan asumsi rata-rata penggunaan daya AC adalah 200 watt dan dinyalakan selama 10 jam, maka konsumsi listriknya adalah 2 kWh per hari.

Berikut penghitungan kWh per harinya: Baca berita tanpa iklan.

2 kWh x Rp 1444,70 = Rp 2.889,4 per hari Ini artinya, dalam satu bulan, kebutuhan token listrik pengguna AC 1/2 PK yang dinyalakan 10 jam per hari adalah Rp 86.682. Sisa token listrik lainnya bisa digunakan untuk alat elektronik lain di indekos.

Untuk menghindari penggunaan daya maksimal AC menjadi 400 watt, Syarif mengimbau agar penghuni indekos tidak mengatur AC di suhu 18 derajat Celsius.

Dia menilai, AC yang dinyalakan dengan suhu 18 derajat Celsius secara terus-menerus bisa memakan daya maksimal. Oleh sebab itu, Syarif menyarankan agar suhu AC di-setting di suhu 23 derajat Celsius saja.

"Tapi kalau dipasangnya 23 derajat Celsius, daya rata-ratanya bisa hanya 200 watt," ucapnya.

Dengan begitu, konsumsi token listrik untuk AC bisa lebih rendah tanpa mengurangi kenyamanan. Hal ini berbeda jika penghuni kos menghemat token listrik dengan cara mengurangi waktu penggunaan AC.

"Kalau AC hanya dinyalakan 4 jam ya bisa saja. Tapi apakah nyaman untuk tubuh?" tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Resmi Diperkenalkan, BBM Bobibos Karya Anak Bangsa

Sabtu, 8 November 2025 | 20:32 WIB

Ini Kata Pakar Soal Dampak Etanol pada BBM

Rabu, 8 Oktober 2025 | 09:46 WIB
X