hukum

Kasus Penipuan Rp3,2 M Terlapor Bupati Rohil dan Istri, Beredar Bukti Transfer dari Pelapor

Senin, 27 Maret 2023 | 19:10 WIB

‘’Biasalah itu, kalau dia mau bantah. Cuma dia lupa, kalau dia mengirim perwakilannya Kadis PUPR Rohil untuk ‘nego’ minta kurang, dan anehnya masih janji mau ngasih proyek lagi, ada rekamannya lho,” bebernya, Sabtu (25/3/23) malam.

Kalau laporan kliennya tidak benar, sebut Bambang, kenapa Bupati Rohil minta nego dan minta kurang, bahkan masih janji mau mengasih proyek lagi.

‘’Ada rekaman pembicaraan Kadis PUPR Rohil sama klien kita bang. Tak apa, nanti sama-sama kita buktikan di depan penyidik,” sergahnya.

Dalam kesempatan itu, Bambang sempat mengungkapkan kronologis peristiwa sebelum kasus ini dilaporkan ke Polda Riau. Kronologis diutarakannya berdasarkan pernyataan kliennya.

Menurut kliennya, demikian Bambang, sekitar Maret Ny. S yang merupakan istri dari terlapor, menelepon istri kliennya meminta uang Rp100.000.000, dan uang tersebut diantarkan ke Hotel Jatra Pekanbaru.

“Ny. S dan beberapa asisten pribadinya, WC dan E, sudah menunggu di lobi Hotel Jatra, pelapor dan istrinya datang bersama S alias UO,” terang Bambang seraya menjelaskan salah satu kronologi pengambilan uang, dan bukti sudah diserahkan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Ketika dikonfirmasi riausatu.com, Sabtu 25/3/2023) malam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rokan Hilir, Asnar, tidak membalas pesan WhatsApp yang dikirim.

Pertanyaan yang dikirim, “Apakah benar Anda sebagai Kadis PUPR Rohil diutus Bupati Rohil untuk ‘nego’ dan janji ngasih proyek (lagi) dengan Pelapor?”, tidak dijawab sampai berita ini tayang. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Ini Kata Menko Yusril soal RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB