hukum

Bocornya Rekaman KPK dan Pecah Kongsi Dua Penguasa Riau

Jumat, 5 Juni 2026 | 11:07 WIB
Bocornya Rekaman KPK dan Pecah Kongsi Dua Penguasa Riau.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM — Ruang sidang Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu, 3 Juni 2026, mendadak menjadi panggung terbukanya konflik yang selama ini hanya beredar sebagai bisik-bisik politik di Riau.

Di hadapan majelis hakim, Abdul Wahid dan SF Hariyanto tidak hanya berhadapan sebagai terdakwa dan saksi.

Keduanya seperti sedang membuka lembaran lama tentang retaknya hubungan politik yang pernah mengantarkan mereka ke puncak kekuasaan.

Yang membuat suasana semakin panas adalah munculnya isu dugaan kebocoran rekaman pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rekaman yang disebut berasal dari proses pemeriksaan Abdul Wahid beberapa tahun lalu itu tiba-tiba menjadi bahan perdebatan di ruang sidang.

Awalnya, persidangan berjalan sebagaimana biasa.

Namun suasana berubah ketika Abdul Wahid menyinggung keberadaan rekaman pemeriksaannya oleh KPK yang menurut dia pernah diperlihatkan SF Hariyanto kepada sejumlah pihak.

“Dia menunjukkan rekaman saya diperiksa KPK,” kata Wahid di hadapan majelis hakim.

Pernyataan itu langsung mengundang perhatian pengunjung sidang.

Sebab, materi pemeriksaan KPK pada prinsipnya merupakan dokumen yang tidak mudah diakses publik.

Karena itu, pertanyaan yang muncul kemudian sederhana: bagaimana rekaman tersebut bisa berada di luar lembaga antirasuah?

Wahid mengaku terkejut ketika mengetahui rekaman pemeriksaannya beredar.

Menurut dia, rekaman itu bahkan pernah diperlihatkan kepada mantan Bupati Siak, Arwin, serta sejumlah orang lainnya.

Tak berhenti di situ, Wahid juga mengungkap dugaan ucapan yang menurutnya pernah disampaikan SF Hariyanto.

“Tangan saya di mana-mana, di KPK ada,” ujar Wahid menirukan pernyataan yang dia klaim pernah didengar.

Halaman:

Tags

Terkini