Lebih jauh, Wahid menilai tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak hanya keliru, tetapi juga didramatisasi.
Ia bahkan menyebut adanya kemungkinan motif tertentu dari pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan atau penyampaian tudingan tersebut.
“Ada semacam niat jahat dari pihak tertentu. Bukan saya yang memerintahkan hal-hal yang dituduhkan itu,” kata Wahid.
Meski demikian, ia menyatakan akan tetap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.
Wahid juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau atas polemik yang terjadi, seraya meminta doa agar dapat menghadapi proses tersebut dengan baik.
“Saya mohon doa agar kuat menjalani proses ini. Saya yakin kebenaran akan menemukan jalannya,” katanya. ***