Kapolda Riau Tegaskan Tidak Ada Ampun bagi Bandar Narkoba

photo author
Fatahilah, Riau Satu
- Rabu, 1 Februari 2023 | 15:31 WIB
Kapolda Riau didampingi Kabid Humas melakukan interogasi terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba (Riausatu.com)
Kapolda Riau didampingi Kabid Humas melakukan interogasi terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba (Riausatu.com)

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kapolda Riau Irjen pol M Iqbal mengakui, peredaran narkoba di Riau telah berhasil digagalkan peredarannya dan telah berhasil menangkap terduga pelaku penyalahgunaan narkoba, bertempat di Mapolda Riau, Selasa (1/2/2023).

Untuk pelaku yang ditembak, diakui Kapolda Riau, pelaku sebelumnya sudah diperingatkan dengan tembakan ke atas.

"Tetapi, berkali-kali pelaku meluncurkan kendaraan mobilnya ke arah petugas. Kalau tidak diambil tindakan tegas dan terukur, akan sangat fatal dialami oleh petugas. Oleh karena itu diambil tindakan tegas karena ancaman tersebut dan kita harus menghentikan itu. Kalau tidak dihentikan, akan mengakibatkan nyawa petugas bisa hilang atau nyawa masyarakat. Apabila mengancam petugas atau masyarakat, selaku petugas kita wajib menghentikan walaupun akibatnya meninggal dunia," akuinya.

Kapolda Riau menjelaskan akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga ke jaringan internasional.

"Saya memberikan apresiasi kepada tim Direktorat narkoba Polda Riau yang dipimpin Dirresnarkoba. Alhamdulillah, kalau ditambah 276 kilogram hingga saat ini saya bertugas di Riau sudah hampir 1 ton lebih. Ini menunjukkan bahwa selain kinerja kita menghentikan peredaran barang-barang haram ini, kita juga harus mawas diri bahwa wilayah Riau ini betul-betul menjadi incaran jaringan-jaringan internasional. Karena secara geografi lokasinya dapat diakses banyak pintu masuk," sebut Irjen Iqbal.

Oleh karena itu, sambungnya, siang hari ini saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama Polda Riau bersama-sama Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menghentikan peredaran gelap narkoba ini.

"Kami tidak akan bisa maksimal menghentikan ini tanpa dibantu oleh seluruh elemen masyarakat sampai ujung-ujung Pulau, ujung-ujung Sungai, ujung-ujung laut, kita harus bergerak. Tahun 2023 ini kita harus sepakat bahwa peredaran gelap obat-obat berbahaya narkotika ini harus kita hentikan maksimal dengan berbagai cara preentif, preventif dan penegakan hukum. Dan juga hari ini kami sudah bekerjasama dengan pemerintah provinsi, kabupaten maupun kota untuk bersama-sama melakukan edukasi baik dari rumah, tingkat RT, komunitas hingga tingkat sekolah," kita Iqbal.

Iqbal menegaskan lagi, kepada anggotanya jangan pernah bermain dengan narkoba apapun Barang Bukti.

"Bagi bandar narkoba, jangan main-main dengan narkoba. Kami dari Polda Riau dibantu oleh seluruh masyarakat, karena pengungkapan kasus ini adalah informasi-informasi dari masyarakat yang peduli akan bahaya narkoba. Dan kami akan terus mengejar anda (bandar narkoba,-red), menindak anda setegas apapun dan kita buktikan hari ini bandar yang melawan yang membahayakan nyawa petugas dan nyawa masyarakat lain kami tindak tegas terukur," pungkasnya.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menambahkan, pelaku menggunakan modus kendaraan muatan kelapa yang didalamnya dibawah kelapa itu disimpan narkoba sebanyak 14 karung besar warna hitam dan merah.

"Jadi muatan itu di kamuflase oleh pelaku dengan muatan kelapa," jelasnya.(ift)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fatahilah

Tags

Rekomendasi

Terkini

X