Siswi SMP di Bengkalis Diperkosa dan Digilir Paksa Tiga Pelajar SMA

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Minggu, 25 September 2022 | 20:59 WIB
gambar ilustrasi (ft: internet)
gambar ilustrasi (ft: internet)

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Nasib tragis yang dialami seorang siswi SMP di Bengkalis, Provinsi Riau. Dia diperkosa dan digilir oleh tiga remaja yang masih duduk di bangku SMA.

"Ketiga pelajar SMA itu sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tertentu. Mereka inisial RA (16), YF (17), dan FW (18)," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza, Ahad (25/9/ 2022).

Reza menjelaskan, ketiganya ditangkap pada Kamis (22/9/2022), dan setelah ditetapkan sebagai tersangka, langsung ditahan di Mapolres Bengkalis.

"Penahanan terhadap ketiganya dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan," jelasnya.

Peristiwa yang menimpa korban bermula ketika korban diajak keluar oleh salah satu pelaku berinisial RA pada Selasa (18/9/2022).

"Korban, Bunga (bukan nama sebenarnya) dibujuk dan dirayu agar mau ikut pergi dengan pelaku. Korban akhirnya mau dan dijemput di geng tidak jauh dari rumah bibinya," kata Reza.

Bunga lalu dibawa berkeliling jalan-jalan menggunakan sepeda motor oleh pelaku RA. Namun ternyata teman-teman RA ternyata mengikuti dari belakang, keduanya inisial YF dan FW.

"Setelah itu pelaku RA membawa korban ke sebuah pondok jauh dari penduduk yang datang. Dan saat kedua pelaku lainnya, akhirnya mereka memperkosa dan menggilir paksa," tulisnya.

Awalnya korban sempat melawan, namun usaha korban sia-sia. Dia kalah tenaga dari ketiga pelaku.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku memulangkan korban ke rumahnya. Sambil menangis, Bunga lalu menceritakan perbuatan para pelaku kepada orang tuanya.

Kaget bercampur emosi mendengar pengakuan Bunga, orang tuanya langsung membawa anaknya ke kantor polisi untuk melaporkan perbuatan yang dilakukan pelaku.

"Usai mendapat laporan, kami langsung bergerak mencari pelaku. Hasil interogasi, mereka mengakui telah memperkosa dan menggilir paksa korban secara bergantian disebuah rumah kosong," pungkasnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X