• Selasa, 4 Oktober 2022

Aniaya Anak Kandung, Pria Ini Dicokok Polisi

- Kamis, 22 September 2022 | 15:58 WIB
 Ilustrasi penganiyaan. (Pixabay/Alexas_Photos/Pikiran-Rakyat.com)
Ilustrasi penganiyaan. (Pixabay/Alexas_Photos/Pikiran-Rakyat.com)

BENGKULU, RIAUSATU.COM - DA (32), seorang bapak di Bengkulu, diamankan aparat kepolisian karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri, AN, yang masih berusia 2 tahun.

DA diamankan oleh Tim Operasional Macan Gading Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu. Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau selaku Kasat Reskrim Polres Bengkulu membeberkan kronologi penangkapan terhadap pelaku yang ditangkap di rumahnya di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

"Memang benar ada penangkapan pelaku kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh ayah kandung korban sendiri," ucap Malau seperti yang dikutip oleh Pikiran-rakyat.com dari Antara.

Awal penangkapan yang dilakukan oleh Tim Operasional Macan Gading ini dilakukan saat Bibi dan Nenek korban yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Bibi dan Nenek AN datang dengan tujuan menjenguk AN karena sudah lama tidak bertemu. Ketika tiba di kediaman pelaku, pelaku bersama istrinya tidak memperbolehkan Bibi bertemu dengan sang anak.

Bibi, sang pelapor, tetap nekat bertemu sang keponakan. "Saat korban hendak pergi buang air kecil, korban sempat mengeluh kesakitan pada bagian alat vitalnya.

Ketika diperiksa, alat vital korban mengalami bengkak serta memar. Bahkan, tubuh korban mengalami demam. Tak hanya itu, korban pun merasa ketakutan sekaligus trauma yang berdampak pada kondisi psikologis korban. Atas kejadian itu Bibi akhirnya melaporkan peristiwa keji ini ke Polres Bengkulu.

Pihak kepolisian secara cepat melangsungkan penangkapan terhadap pelaku yang ketika itu sedang berada di kediamannya di Kelurahan Bentiring, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.

Hingga saat ini, pelaku masih berada di Polres setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui motif penganiayaan yang dilakukannya kepada sang anak.***

Editor: Evi Endri

Tags

Terkini

X