ROHIL, RIAUSATU.COM - Kapolda Riau, Polsek Batu Hampar, Polres Rohil melaksanakan kegiatan sosialisasi Green Policing dan penanaman pohon di Kelurahan Bantaian Hilir, Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, Jumat 29 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengedukasi generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Batu Hampar Iptu Romi Yendri di dampingi Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu, Briptu Rozali Irwan dan masyarakat setempat.
Iptu Romi Yendri dalam arahannya menyampaikan bahwa program Green Policing bukan hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan merupakan wujud komitmen Polri, khususnya Polda Riau, untuk menghadirkan sosok polisi yang peduli terhadap lingkungan hidup.
Keamanan bukan hanya tentang bebas dari kejahatan, tapi juga bebas dari ancaman kerusakan lingkungan. Udara bersih, air jernih, dan tanah yang subur adalah hak setiap warga negara,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak menanam bibit pohon jambu sebagai simbol nyata semangat penghijauan.
Masyarakat terlihat antusias dan turut aktif mengikuti jalannya sosialisasi hingga proses penanaman pohon.
Selain meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bentuk inovasi Polda Riau bersama Polres Rohil dan Polsek Batu Hampar dalam membangun kepercayaan publik melalui peran polisi yang humanis dan peduli terhadap keberlanjutan alam.
“Kami berharap dari kegiatan ini tumbuh generasi yang mencintai alam sejak dini. Menjaga kelestarian lingkungan adalah investasi untuk masa depan,” ujar Iptu Romi.
Tak lupa, di kesempatan tersebut, Iptu Romi juga mensosialisasikan program Kapolda Riau lainnya seperti RADAR (Riau Damai Anti cyber Crime) sebagai upaya nyata dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat dan beretika ditengah maraknya kejahatan cyber.
Lalu, RAGA (Riau Anti gank dan Anarkisme) yang memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyakat dari segala bentuk ancaman baik premanisme ataupun anarkisme.
Serta JALUR, (Jelajah Riau untuk Rakyat - Polair, Binmas, Bidhumas dan Biddokkes) merupakan, pendekatan humanis sekaligus responsif terhadap berbagai kebutuhan dasar masyarakat di kawasan terpencil dan masyarakat yang tinggal di aliran sungai yang sering kali menghadapi kondisi rentan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan keamanan l. ***