• Selasa, 4 Oktober 2022

Massa Unjuk Rasa di Kejati Riau, 'Tangkap Martias Fangiono Bos Surya Dumai Group'

- Rabu, 14 September 2022 | 20:47 WIB
Puluhan massa Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kota Pekanbaru, Rabu (14/9/2022), unjuk rasa di depan gedung Kejati Riau, membentangkan spanduk: Tangkap!!! Martias Fangiono alias Pung Kian Hwa, Bos PT Surya Dumai Group (SDG).
Puluhan massa Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kota Pekanbaru, Rabu (14/9/2022), unjuk rasa di depan gedung Kejati Riau, membentangkan spanduk: Tangkap!!! Martias Fangiono alias Pung Kian Hwa, Bos PT Surya Dumai Group (SDG).

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Puluhan massa yang menamakan dirinya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kota Pekanbaru, Rabu (14/9/2022), melakukan unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Dalam orasi yang dikawal ketat aparat kepolisian, massa membentangkan spanduk yang bertuliskan: “Tangkap!!! Martias Fangiono alias Pung Kian Hwa, Bos PT Surya Dumai Group (SDG)."

Ketua BEM Fakultas Ekonomi Unilak, Irvan Ardiansah, meminta Kejati Riau untuk segera mengusut dan memeriksa status lahan milik PT Ciliandra Perkasa dan PT Riau Agung Karya Abadi (RAKA), yang merupakan anak PT SDG.

"Meminta bapak Kajati Riau Dr Supardi menyusut dugaan pelanggaran atas penggunaan lahan oleh PT Ciliandra Perkasa dan PT Riau Agung Karya Abadi, ujar Irvan.

Selain itu, massa aksi juga menuntut Kajati Riau agar dapat memeriksa status lahan yang digunakan oleh PT Ciliandra PerkasaPT Riau Agung Karya Abadi dan PT Surya Dumai Group (SDG) karena diduga telah menyalahi aturan.

Menurutnya, PT SDG telah menyalahi aturan terhadap penanaman sawit di lahan yang belum ada pelepasan kawasannya. Akibatnya, telah melanggar dan merusak status kawasan yang tidak seharusnya ditanami sawit.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, menerima pernyataan sikap massa, dan menyarankan untuk memasukkan laporan ke PTSP Kejati Riau.

"Untuk tertib administrasi, pernyataan sikap atau tuntutan dari saudara-saudara dapat diserahkan kepada PTSP melalui perwakilan dua atau tiga orang," saran Bambang. ***

Editor: Novrizon Burman

Tags

Terkini

X