Siswi SD Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual, Diinfokan Melalui Twiter

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 14 September 2022 | 14:48 WIB
Ilustrasi. (f: Pikiran-Rakyat.com)
Ilustrasi. (f: Pikiran-Rakyat.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Pemilik akun Twiter @flavchoco menginformasikan dugaan kejahatan seksual serta ancaman pembunuhan yang diduga dialami oleh siswi kelas 4 SD di daerah Ciputat, Tangerang Selatan.

Pemilik akun Twiter itu juga menginformasikan bahwa pihaknya membutuhkan bantuan untuk menangkap pelaku kejahatan seksual terhadap siswi kelas 4 SD di daerah Ciputat.

Dia membuat thread yang berisi tentang meminta bantuan penangkapan pelaku, serta menceritakan bagaimana kronologi dugaan aksi kejahatan seksual tersebut.

Dalam thread twitter tersebut, ia menjelaskan bahwa awalnya korban sedang bermain sepeda, lalu pelaku datang menghampiri korban menggunakan motor putih.

“TWITTER PLEASE DO YOUR MAGIC. TOLONG BANTU UP SUPAYA PELAKU CEPAT KETEMU DAN DIHUKUM SEBERAT - BERATNYA. SISWI KELAS 4 SD DI DAERAH CIPUTAT, TELAH MENJADI KORBAN PEMERKOSAAN DAN ANCAMAN PEMBUNUHAN,” katanya.

Terdapat riwayat video CCTV yang menunjukkan korban yang sedang bermain sepeda, serta pelaku menggunakan motor putih dengan plat nomor yang cukup jelas.

“Awalnya korban lagi main sepeda di dekat rumahnya, lalu pelaku dateng pake motor putih itu, untuk plat nomornya tertera di foto,” ucapnya, sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com.

Selanjutnya, terdapat salah satu hasil tangkapan layar yang berisi percakapan bahwa pelaku pun diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak berusia 4 tahun.

"Sedih ... Itu bapak2 apa yg sama ya. Dirumah ku juga belum lama .. Anak kontrak usia 4 tahun di kobel2 kemaluannya... Padahal ada babe tukang gorengan ... Ada bpk2 turun dari dri motor ... Langsung masuk gang Di gang kontrakan depan bakso widodo belakang gigi ... jangan2 sama itu bpk2 nya ... klw ketangkep mati tu orang" kata salah satu rekan @flavchoco yang disensor namanya.

Dalam tangkapan layar isi pesan yang sama, diduga pula terdapat anak-anak yang terkena pelecehan seksual saat berangkat mengaji.

Lalu disampaikan kembali bahwa sebelum pelaku ketahuan aksi kejamnya, korban sempat berteriak dan terdapat bapak-bapak yang mengetahuinya.

Namun, pelaku tersebut kembali lagi terhadap korban dan diduga terjadi ancaman pembunuhan.

Dari beberapa tangkapan layar yang berisi pesan menyampaikan bahwa korban sempat disekap mulutnya lalu ditodong pisau, dicekik, hingga korban diikuti sampai rumah oleh pelaku.

Saat korban sampai rumah, korban sempat mengadu kepada ibunya lalu menunjuk pelaku kejahatan seksual.

Terdapat kabar kondisi terbaru, bahwa korban perlahan sudah pulih karena mulai mau makan dan diajak bicara, dan korban pun sudah pulang ke rumahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X