• Senin, 4 Juli 2022

Amburadul! LSM Riau Bersatu Minta Aparat Hukum Usut Proyek IPAL SC2 di Pekanbaru

- Rabu, 18 Mei 2022 | 19:50 WIB
Kondisi proyek IPAL SC2 Kota Pekanbaru simpang Jalan Cempaka dan Teratai, Sukajadi, foto diambil Ahad, 3 April 2022, pukul 11.53 WIB.
Kondisi proyek IPAL SC2 Kota Pekanbaru simpang Jalan Cempaka dan Teratai, Sukajadi, foto diambil Ahad, 3 April 2022, pukul 11.53 WIB.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Proyek pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) SC2 di Kota Pekanbaru, Riau, yang menelan anggaran negara Rp141 miliar, dipastikan tidak selesai tepat waktu.

Forum LSM Riau Bersatu mendesak aparat hukum mengusut tuntas pekerjaan fisik yan g membuat beberapa jalan di Negeri Madani rusak berat, dan PT Hutama KaryaPT Rosa Lisca (KSO) mesti di-blacklist atau masuk daftar hitam.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Forum LSM Riau Bersatu, Ir Robert Hendriko SH, kepada media siber ini, Rabu (18/5/2022, di Pekanbaru. ‘’Kita berencana memasukkan laporan pengaduan ke Kejati Riau dan atau ke Polda Riau,’’ tegasnya.

Salah satu bukti bahwa proyek IPAL yang berlokasi di Jalan Rajawali, Jalan Lily, Jalan Cempaka, Jalan A Yani, Jalan Cik Ditiro, Jalan Teratai, dan Jalan Melur itu, sebut Hendriko, adalah surat garansi bank dari Kuasa Pengguna Anggaran/Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau Yenni Mulyadi, ST, MT.

Dalam suratnya Nomor: KU 0409.Cb4.5/74 tertanggal 24 Februari 2022 perihal Pemberitahuan Perpanjangan Bank Garansi yang ditujukan kepada Dit. Sistem Perbendaharaan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (SP DJPb), Yenni Mulyadi menyampaikan alasan perpanjangan garansi bank.

Alasannya, adanya kondisi yang tidak terduga dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, serta pada saat pekerjaan jacking terdapat akar kayu di sagmen pekerjaan yang menyebabkan mata bor jacking mengalami kegagalan. Sehingga diputuskan melanjutkan pekerjaan dengan metode open trench.

‘’Sudah dua kali garansi bank diperpanjang. Pertama, dari 15 Desember 2021 sampai dengan 16 Februari 2022. Kedua, dari 17 Februari sampai dengan 27 Maret 2022. Tapi bulan April 2022, proyek masih belum selesai, terutama pekerjaan pengaspalan jalan-jalan yang rusak,’’ beber Hendriko.

Ketika dikonfirmasi via WhatsApp, baik Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Riau, Yenni Mulyadi ST MT maupun PPK IPAL Pekanbaru Taufik Hidayat, tidak menjawab pertanyaan yang dikirim.

Dikonfirmasi terpisah terkait surat perpanjangan garansi bank di atas, owner PT Rosa Lisca, Didi Munjadi tidak bersedia menjawab. ‘’Saya nggak ada dalam sistem (baca: perusahaan),’’ kilahnya seraya menyarankan media siber ini menghubungi David.

Sayang, Direktur PT Rosa Lisca, David, pun tidak pernah menjawab pertanyaan yang dikirim via WhatsApp sampai berita ini tayang. ***

Halaman:

Editor: Novrizon Burman

Tags

Terkini

Personel Polsek Sukajadi Patroli Sepeda

Sabtu, 12 Februari 2022 | 13:32 WIB

Oknum Pejabat Kemenkeu Diperiksa Polisi

Selasa, 23 November 2021 | 21:43 WIB

Terpopuler

X