Anak Bos PT Hutahaean Bantah Ancam Warga Pekanbaru

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Selasa, 10 Mei 2016 | 14:46 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Simon anak dari pemilik PT Hutahaean, Harangan Wilman (HW) Hutahaean membantah kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan terhadap DM (62), warga Jalan Kuantan Raya Kecamatan Limapuluh Pekanbaru beberapa waktu lalu.

''Saya tidak pernah melakukan segala sesuatu perbuatan sebagaimana dimuat dalam berita tersebut. Bahkan saya pun tidak berada di tempat kejadian,'' kata Simon, melalui surat tertulis kepada merdeka.com, Senin (9/5).

Menurutnya, dia tidak pernah berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan DM.

Diberitakan sebelumnya, DM mengaku diancam akan dibunuh oleh Simon. Alasannya, karena DM tidak mau meninggalkan lahan yang dimilikinya.

Simon yang membawa senjata tajam bersama ratusan anggotanya mendatangi DM, merasa ketakutan DM langsung bergegas pergi dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi merdeka.com membenarkan adanya laporan dari DM atas tindak pidana pengancaman yang dialaminya.

''Dari laporan yang dibuat DM, kita masih menyelidikinya. Sejumlah saksi akan kita periksa dan mengumpulkan barang bukti untuk menindaklanjuti laporannya,'' kata Guntur, Jumat (27/6/2014).

Data di kepolisian menyebutkan, DM dan para pekerjanya didatangi oleh Simon yang diketahui merupakan anak dari HW Hutahaean pemilik PT Hutahaean. Kejadian tersebut dialami DM pada Kamis siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Bermula saat DM dan beberapa orang pekerjanya sedang berada di Areal Kelompok Tani Marpaung, di Teluk Sono Kecamatan Bonai Darussalam kabupaten Rokan Hulu propinsi Riau. Tiba-tiba Simon dan anak buahnya yang berjumlah lebih kurang 200 orang itu mendatanginya. Simon memaksa DM dan kawan-kawannya untuk mengosongkan areal tersebut.

Simon yang juga menjabat sebagai Komisaris di PT Hutahaean itu datang dengan membawa sejumlah senjata tajam dan diperlengkapi dengan kayu sebesar kepalan tangan yang diduga akan digunakan untuk menganiaya DM dan kawan-kawannya jika tidak menuruti kemauan Simon.

Simon sempat melakukan pengancaman, apabila permintaan nya untuk mengosongkan areal dan pergi dari kawasan tersebut tak dituruti DM, maka Simon akan menghabisi (membunuh) mereka.

Dalam laporan yang dibuat DM di kepolisian, tidak dijelaskan apa penyebab konflik antara DM dan Simon Cs. Namun, apakah terkait sengketa lahan dan sebagainya, polisi tengah menyelidikinya. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X