JAKARTA, RIAUSATU.COM-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Peduli Hukum (PPH) Riau kembali melakukan unjuk rasa di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (21/4/16) setelah sebelumnya, Rabu (13/4/16) mereka melakukan unjuk rasa di Gedung KPK.
Mereka meminta agar KPK segera melakukan jemput paksa terhadap tersangka korupsi suap APBD Riau, yakni Suparman dan Johar Firdaus untuk dilakukan penahanan.
Aksi sendiri dimulai pada pukul 11.20 WIB dengan membawa spanduk dan foto Suparman. Dimana dalam orasinya, koordinator lapangan, Brandon meminta KPK segera menangkap Suparman dan Johar Firdaus melakukan penahanan karena terbukti korupsi APBD Riau 2015.
''Kami meminta KPK untuk segera melakukan jemput paksa kepada semua tersangka korupsi suap pembahasan dan pengesahan APBD Riau 2015, yakni Suparman,'' kata Brandon, sebagaimana dilansir riauterkini.com.
Ia juga menambahkan, agar KPK tidak tenang pilih dalam melakukan penindakan terhadap tersangka korupsi, meskipun itu adalah pejabat penting di Riau.
''KPK juga jangan tebang pilih dalam menentukan tersangka kepada pejabat di Riau. Dan menindaklanjuti kasus Suparman dan Johar Firdaus ini,'' katanya.
Sebelumnya, para pengunjuk rasa ini sudah melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kemendagri, meminta agar Mendagri menunda pelantikan Bupati Rohul terpilih Tahun 2015 kemarin. Dimana rencana, tanggal 19 April nanti akan dilantik menjadi Bupati Rohul periode 2015-2020. (dri)