Bupati Inhu Dipolisikan Wartawan Riau, Yopi: Dilaporkan ya Silakan!

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Senin, 3 Agustus 2015 | 15:40 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Bekas Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto mengaku tidak masalah jika penamparan yang dilakukannya terhadap wartawan senior Inhu di depan kantor PWI Inhu dilaporkan ke Polda Riau. Dia yakin yang sudah dilakukannya terhadap wartawan tersebut bukan kasus. "Ini bukan kasus, tapi kalau memang keinginan beliau (dilaporkan, red) begitu, berarti sayang sama saya kan. Ya silakan saja (lapor)," kata Yopi saat ditanya wartawan usai pelantikan Pj Bupati Inhu Kasiaruddin di Gedung Daerah Pekanbaru, Senin (03/08/2015). Yopi berkeyakinan bahwa apa yang dilakukannya itu bukan kasus karena dirinya beralasan bahwa begitulah dia selama ini dengan wartawan terkait. Hubungan dirinya dengan wartawan itu dikatakan Yopi sudah seperti saudara. "Sebenarnya tidak ada masalah, gurau-gurau saja, sama dengan kayak gini," ujar Yopi sambil menyikut salah seorang wartawan, "Kau ni sombong kali. Nah kayak gitu. Bupati Inhu tu macam itu" katanya pula. Sementara terkait masalah yang kini menjadi berita hangat di hampir semua media di Riau itu, dikatakan Yopi sudah pula dimediasikan secara kekeluargaan. "Tidak ada masalah, semuanya tidak ada masalah. Kita sudah jumpau semua keluarga besar PWI Kabupaten, ada Pak Kapolsek, ada saya, semuanya, Kabag Humas juga," tegasnya. Mengenai pelaporan yang akan menuntut akibat perbuatan tidak menyenangkan, Yopi juga mengaku heran. "Tidak menyenangkan apa, saya baik-baik saja komunikasi selama ini. Tadi kan ketua PWI Kabupaten datang juga, salaman. Malah dia bilang, lanjutkan terus pak Bup," imbuh bakal calon Bupati Inhu 2015-2020 ini. Untuk itulah Yopi meminta agar media jangan terlalu membesar-besarkan permasalahan tersebut. "Jangan kita besar-besarkan masalah ni, kita warnai Riau ni, kita warnai Inhu," tukasnya seraya meninggalkan para awak media. (rs3)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X