“Ada kasus imbangan, namun tetap dilakukan penangkapan seperti penggelapan, narkotika, karena usia remaja yang kita tindak ada korbannya yang dibacok itu sedang pesta narkoba,” tukas Kombes Asep.
Kombes Asep menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan operasi penyakit masyarakat sebagai bentuk perlindungan dan pencegahan.
“Ini bukan semata penegakan hukum, tapi juga langkah konkret untuk menjaga rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Kami mengajak masyarakat turut berperan aktif melaporkan jika menemukan tindakan premanisme di lingkungannya,” pungkasnya. ***