Polda Riau Sita Rusa yang Hampir Punah dari Pengusaha Meranti

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Selasa, 8 Agustus 2023 | 07:53 WIB
Gerbang Mapolda Riau. (ft: int)
Gerbang Mapolda Riau. (ft: int)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyita empat ekor rusa yang statusnya hampir punah dan dilindungi dari seorang pengusaha di Kabupaten Kepulauan Meranti. Salah satu rusa diketahui sedang bunting.

Direskrimsus Polda Riau Kombes Pol Teguh Widodo, membenarkan penyitaan rusa itu. Ia menyebutkan pemilik rusa tidak pidana dan dilepas oleh polisi, namun hanya diwajibkan membuat surat pernyataan.

"Prosesnya untuk rusa yang dilindungi tersebut dilepasliarkan kembali setelah diserahkan sesuai SOP (standar operasional prosedur) BBKSDA. Untuk yang bersangkutan (pemilik rusa) membuat surat pernyataan penyerahan ke BBKSDA," kata Teguh, Senin (7/8/2023).

Ditanyakan kenapa pemilik rusa tidak dijerat pidana meski sudah memelihara rusa dalam waktu yang lama, Teguh mengatakan pihaknya mengedepankan restorative justice.

"Kita mengedepankan restoratif justice (RJ), karena lebih pada ketidaktahuan yang bersangkutan saja. Makanya hanya diwajibkan membuat surat pernyataan. Pemiliknya juga sudah berumur tua," jelas Teguh.

Sementara itu, Kepala Balai BKSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan mengaku telah menerima empat ekor rusa sambar dilindungi. Empat rusa itu diterima dari warga di Kepulauan Meranti.

"Rusa tersebut sudah kami terima pekan lalu. Lalu kami evakuasi untuk dilepasliar ke habitat aslinya. Tujuan untuk pengkayaan habitat dan berkembang biak di alam," ujar Genman.

Empat rusa diserahkan oleh warga di Kepulauan Meranti. Dari jumlah itu, ada tiga ekor rusa jantan dewasa dan satu ekor rusa dewasa betina.

Untuk rusa betina kondisinya lagi bunting saat diserahkan polisi ke BBKSDA. Keempat rusa itu diserahkan setelah ditangani oleh Direktorat Reskrimsus Polda Riau sebulan terakhir.

Genman mengaku tak tahu siapa pemiliknya saat polisi menyerahkan. Sebab, BBKSDA Riau hanya menerima empat ekor rusa setelah ditangani Ditreskrimsus Polda Riau.

"Empat ekor dewasa semua, satu ekor itu bunting. Kami menerima, penanganan awal itu dari Polda, kami terima penyerahan," jelas Genman.

Saat ini, keempat rusa dirawat oleh tim medis Balai BKSDA Riau. Rusa dirawat tim medis karena mengalami stres setelah diserahkan. ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X