Pria di Kampar Tewas Dibunuh Rekannya, Gara-gara Selalu Diejek Bekerja Sebagai Tukang Potong Ayam

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 17 April 2023 | 14:08 WIB
Gambar ilustrasi. (ft: int)
Gambar ilustrasi. (ft: int)

 

PEKANBARU, RAUASATU.COM - Seorang pria berinisial Nofrialdi (20), ditemukan tewas mengenaskan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Rupanya, korban dibunuh oleh rekan kerja sendiri karena sakit hati sering diejek bekerja sebagai tukang potong ayam.

Dalam kasus ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar berhasil menangkap pelaku berinisial J (17).

"Pelaku inisial J sudah berhasil kita amankan kurang dari 12 jam setelah kejadian," kata Kasatreskrim Polres Kampar, AKP Aris Gunadi, Senin (17/4/2023).

Aris mengungkapkan, pembunuhan terhadap Nofrialdi terjadi pada Sabtu 15 April 2023. Senin, 18 Juli 2022, lalu. Antara pelaku dan korban merupakan rekan kerja di tempat ayam potong.

Dipicu hal sepele, pelaku sakit hati karena korban selalu mengejeknya karena bekerja sebagai tukang potong ayam.

"Motifnya, pelaku sakit hati karena selalu diejek korban karena bekerja sebagai tukang potong ayam," ungkap Aris.

Pelaku J kemudian mengajak korban Nofrialdi untuk berduel ke dalam semak-semak yang ada di Desa Rimbo Panjang.

Saat bertemu di tempat yang disepakat, keduanya lalu berduel. J kemudian menusuk dan menggorok leher Nofrialdi dengan sebilah pisau yang sudah disiapkannya sejak awal.

"Pelaku J menusuk korban Nofrialdi tiga kali, lalu melukai leher korban hingga menyebabkan luka terbuka," lanjut Mantan Kasat Reskrim Polres Dumai ini.

Setelah menghabisi korban, pelaku J membuang pisau ke dalam semak-semak di sekitar lokasi kejadian..

"Pelaku membuang barang bukti pisau ke semak-semak yang dalam, sehingga belum kami temukan," kata Aris.

Untuk proses hukum lebih lanjut, pelaku J saat ini telah ditahan di Polsek Tambang untuk diproses hukum lebih lanjut. ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X