Bharada E Tetap Berstatus Anggota Polri, Kompolnas Bicara Soal Kejujuran

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 23 Februari 2023 | 13:47 WIB
 Bharada E di persidangan. (f: int)
Bharada E di persidangan. (f: int)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Usai putusan Bharada E tetap menjadi anggota Polri, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akhirnya buka suara. Hal tersebut diketahui dari keterangan Benny Mamoto selaku Ketua Harian Kompolnas saat diwawancarai awak media.

Dalam penjelasannya Benny Mamoto menyebut dirinya menghormati keputusan dari sidang Komisi Etik dan Profesi Polri terhadap putusan yang dikeluarkan terhadap Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. Adapun dalam putusan tersebut, Richard Eliezer hanya mendapat sanksi demosi selama satu tahun.

Benny juga mengaku pihak Kompolnas terus mengikuti pertimbagan pembuktian dari putusan sidang kode etik yang digelar pada Rabu, 22 Februari 2023 terhadap pria kelahiran Manado tersebut.

"Marilah kita hormati keputusan sidang kode etik yang sudah dilakukan. Kami mengikuti, kami mengikuti pertimbangan pembuktiannya dan sebagainya," ujar Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.

Di sisi lain, Benny juga menyadari bahwa putusan sidang etik tersebut tentu kedepannya akan memicu terjadinya pro dan kontra.

Akan tetapi, ia melanjutkan bahwa putusan tersebut tak akan serta merta menjadi preseden buruk bagi pihak Polri.

Benny juga menyampaikan bahwa kedepannya Richard Eliezer akan kembali diuji untuk dapat menunjukkan perilaku, sikap dan tindakan yang bisa dijadikan contoh.

"Menurut kami tidak, karena nanti kembali yang bersangkutan ini tentunya akan diuji untuk bisa menunjukkan betul-betul perilaku, sikap, tindakannya yang menjadi contoh," lanjutnya.

Di samping itu, Benny juga mengatakan bahwa kejujuran dalam kasus yang dialami oleh Bradha E menjadi hal penting. Pasalnya, menurut ia, Richard merupakan sosok yang pada akhirnya membongkar kasus pembunuhan berencana dari Ferdy Sambo, hingga akhirnya kejadian tersebut dapat terungkap.

"Satu hal kejujuran sangat tinggi nilainya. Ini poinnya, karena dengan kejujuran dia, maka kasus Duren Tiga bisa terungkap," katanya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X