Kejagung Bongkar Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun Usai 3 Eks Bos BGN Diciduk

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Minggu, 7 Juni 2026 | 15:03 WIB
Menyoroti penampakan ribuan unit motor listrik SPPG dalam pengadaan BGN senilai Rp1 triliun yang masih tersimpan di gudang Bogor, Jawa Barat. (f: Instagram.com/@liputancikarang - @depok24jam)
Menyoroti penampakan ribuan unit motor listrik SPPG dalam pengadaan BGN senilai Rp1 triliun yang masih tersimpan di gudang Bogor, Jawa Barat. (f: Instagram.com/@liputancikarang - @depok24jam)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM — Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penggelembungan anggaran atau mark up dalam proyek pengadaan 21.801 unit motor listrik operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) senilai sekitar Rp1 triliun.

Temuan itu mencuat setelah penyidik menetapkan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi di lembaga tersebut.

Ketiga tersangka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, serta mantan Deputi BGN Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya.

Mereka diduga terlibat dalam serangkaian penyimpangan pengelolaan anggaran yang kini tengah didalami penyidik Kejagung.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pengadaan ribuan motor listrik untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nilai proyek yang mencapai Rp1 triliun itu kini masuk dalam fokus penyidikan setelah ditemukan indikasi ketidakwajaran dalam proses pengadaannya.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa proyek pengadaan kendaraan operasional tersebut diduga mengalami mark up yang berpotensi merugikan keuangan negara.

"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp1 triliun," kata Syarief dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Pengungkapan dugaan penyimpangan itu kemudian memicu perhatian publik terhadap keberadaan ribuan motor listrik yang hingga kini disebut masih tersimpan di kawasan pergudangan di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ribuan Motor Masih Tersimpan

Perbincangan mengenai proyek tersebut kembali ramai setelah beredar dokumentasi di media sosial yang memperlihatkan ribuan unit motor listrik berwarna biru berlogo BGN masih berada di area gudang.

Dalam unggahan akun Instagram @liputancikarang, pada Ahad (7/6/2026), terlihat kendaraan operasional SPPG itu masih tersusun rapi dan sebagian tertutup terpal.

"Ribuan motor listrik SPPG terpantau masih tersimpan di gudang kawasan Sentul, Kabupaten Bogor," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Dari foto dan video yang beredar, kendaraan yang terdiri atas model skuter matik dan motor trail itu tampak belum digunakan untuk aktivitas operasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X