Siswa SMP Siak Tewas saat Praktik Sains, Pernah Juarai Lomba Robotic

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Jumat, 10 April 2026 | 09:28 WIB
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seorang siswa SMP Islamic Center, M Aqil (15) tewas saat memperagakan senapan rakitan 3D yang merupakan bagian dari praktik sains di sekolah. Korban dikenal sebagai sosok siswa cerdas yang kerap mengikuti sejumlah lomba robotic.

"Muhammad Aqil ini pernah menjuarai atau mengikuti beberapa kompetisi robotic dari Universitas Riau," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad pada Kamis 9 April 2026.

Nama M Aqil cukup dikenal karena karya-karyanya dalam biang sains. Pandra menyebut Aqil bukan kali ini melakukan uji coba terhadap temuan-temuannya.

"Cukup dikenal dalam bidang science dan teknologi dan ini sekian kalinya diuji coba," katanya.

Polda Riau menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya M Aqil dalam insiden ledakan tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan tersebut.

Polisi Selidiki Tewasnya M Aqil

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan peristiwa terjadi saat korban menjalani praktik sains di sekolah. Korban dan teman-temannya mempraktikkan alat yang diduga berupa senapan rakitan 3D.

"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan," kata Raja.

Korban dan rekan-rekan lainnya sedang dalam kegiatan ujian praktek sains pelajaran IPA. Masing-masing kelompok memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan.

Ketika giliran kelompok korban MA, dia menyuruh teman kelompoknya menjauh dari titik TKP. Korban hendak memperagakan ujian praktiknya berupa senapan 3D rakitan.

MA mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senapan yang dibuatnya. Akan tetapi pada saat ditembakkan terjadi ledakan di senapan rakitan tersebut. Ledakan itu menyebabkan kepulan asap disusul berhamburannya sejumlah material.

"Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X