ROHIL, RIAUSATU.COM - Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 guna memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar.
Apel berlangsung di halaman Mapolres Rohil Jalan Lintas Riau - Sumut KM 167 Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Kamis 12 Maret 2026.
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dilaksanakan selama 13 hari,
dengan fokus pengamanan arus lalu lintas pelayanan masyarakat serta pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Idul Fitri.
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pengamanan.
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personil dan sarana pendukung benar-benar siap di lapangan sehingga pelaksanaan pengamanan lebaran dapat berjalan optimal," ujar AKBP Isa Imam Syahroni di dampingi Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles.
AKBP Isa Imam Syahroni juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah seluruh instansi terkait dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa mudik.
Selain itu, operasi ini juga mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat, sosialisasi keselamatan berlalu lintas serta pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum.
Secara nasional Polri telah menyiapkan sebanyak 2.746 Pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu untuk melayani masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
AKBP Isa Imam Syahroni juga mengingatkan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, balap liar, dan konflik antar kelompok serta meningkatkan patroli di wilayah rawan.
Ia mengajak seluruh personel untuk menjaga sinergitas demi terwujudnya mudik aman dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang tertib dan lancar.
Setelah pelaksanaan apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan serta kendaraan operasional oleh unsur Forkopimda sebagai pengecekan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. ***