Lestarikan Budaya Melayu, Personil Polres Rohil dan Jajaran Kenakan Tanjak serta Selempang Setiap Jumat

photo author
- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:11 WIB

 

 

ROHIL, RIAUSATU.COM - Kepolisian Resor Rokan Hilir mewajibkan mengenakan Tanjak bagi personel Polki/PNS dan selempang Polwan/PNS wanita dilingkungan Polres Rohil sebagai upaya melestarikan budaya Melayu terus digaungkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

Kebijakan ini akan diterapkan secara rutin oleh seluruh jajaran Polres Rohil di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Program ini diluncurkan dalam apel yang digelar di halaman Apel Mapolres Rohil, Jumat 20 Februari 2026 pagi.

Apel dipimpin Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni dan dihadiri para pejabat utama, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh adat Melayu.

Hadir pula pengurus Lembaga Adat Melayu Riau, Kabupaten Rohil Datuk Murni.

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni mengatakan, tanjak merupakan simbol marwah dan kehormatan, sedangkan selempang melambangkan amanah yang harus dipikul dengan keberanian, kejujuran, dan keteguhan.

Penggunaan tanjak berfokus pada menjaga kehormatan dan jati diri serta bentuk penghormatan terhadap warisan melalui adab yang benar," kata AKBP Isa Imam Syahroni.

"Saya tekankan kembali kepada personel untuk penggunaan tanjak harus sesuai dengan ketentuan adat (lipatan dan jenisnya) serta sesuaikan dengan tempat dan suasananya agar tidak terkesan meremehkan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya," kata AKBP Isa Imam Syahroni.

AKBP Isa menambahkan, pemahaman serta penghormatan terhadap identitas budaya lokal diyakini mampu menumbuhkan kedekatan sosial antara polisi dan masyarakat.

Kedekatan tersebut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik, yang merupakan fondasi legitimasi setiap tindakan kepolisian.

"Sebagai insan Bhayangkara yang bertugas di wilayah yang kental dengan adat dan budaya Melayu, sudah selayaknya kita menunjukkan kecintaan serta kepedulian terhadap kearifan lokal dan dengan memakainya, kita menghormati nilai-nilai keperwiraan dan kebijaksanaan yang diwariskan oleh para pendahulu, Penting untuk mengenalkan tanjak kepada generasi mendatang agar mereka bangga dengan budaya sendiri dan tidak mudah," tegas AKBP Isa.

Dukungan juga datang dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rohil Datuk Murni yang mengapresiasi langkah Polres Rohil yang mengadopsi simbol budaya Melayu sebagai identitas kelembagaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X