DUMAI, RIAUSATU.COM - Dalam rangka memperkuat sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan dunia pendidikan tinggi, Polres Dumai secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Riau Pesisir.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus ITB Riau Pesisir, Jalan Utama Karya I, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau, Jumat, 6 Februari 2026, sekira pukul 09.00 WIB,
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan kesadaran hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penguatan peran kampus sebagai basis pencegahan kejahatan, penyalahgunaan narkoba, terorisme, separatisme, dan penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
Selain itu, kerja sama ini juga menegaskan komitmen bersama dalam kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui implementasi program Green Policing sebagai Duta Green Policing Polda Riau di wilayah Kota Dumai.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) dr H Sunaryo, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, Rektor ITB Riau Pesisir Dra Hj Sirlyana MP, para Wakil Rektor, Ketua Program Studi, pejabat utama Polres Dumai, dosen, tenaga pengajar, serta perwakilan mahasiswa dan mahasiswi ITB Riau Pesisir.
Dalam sambutannya, Pembina YLPI dr H Sunaryo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Dumai beserta jajaran atas kehadiran dan komitmen Polres Dumai dalam membangun kerja sama dengan ITB Riau Pesisir.
Ia menjelaskan bahwa ITB Riau Pesisir, yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Teknologi Dumai, saat ini memiliki empat program studi, yakni Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Sipil, dan Bisnis Digital.
Menurutnya, program yang diusung Polri sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional dalam memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pembentukan karakter dan kesadaran hukum mahasiswa.
Sementara itu, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang dalam sambutannya menegaskan bahwa nota kesepahaman ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan kamtibmas yang semakin kompleks.
AKBP Angga menekankan bahwa isu kejahatan, penyalahgunaan narkoba, radikalisme, terorisme, serta masuknya ideologi anti Pancasila tidak dapat ditangani oleh satu institusi semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen bangsa, termasuk institusi pendidikan tinggi.
“Kampus bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat pembentukan karakter, moral, dan kesadaran kebangsaan generasi muda. Melalui kerja sama ini, Polres Dumai berkomitmen memberikan pembinaan dan penyuluhan hukum, mendukung kampus sebagai basis pencegahan berbagai bentuk kejahatan, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Angga juga menyoroti nilai strategis MoU tersebut dalam mendukung program unggulan Kapolda Riau, yakni Green Policing.