Ditlantas Polda Riau Gelar Drag Bike Policing Session VIII, Langkah Humanis Tekan Balap Liar dan Hidupkan UMKM

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Minggu, 2 November 2025 | 13:26 WIB

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib melalui program inovatif Drag Bike Policing Session VIII, Sabtu 01 Nopember 2025.

Kegiatan yang digelar di sirkuit non permanen Komplek Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Kota Pekanbaru tersebut menjadi langkah humanis Ditlantas Polda Riau dalam menekan aksi balap liar sekaligus menyalurkan minat otomotif masyarakat secara positif dan terukur.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat didampingi langsung oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, PJU Ditlantas Polda Riau, serta instansi terkait, tampak hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan Drag Bike Policing Session VIII tersebut.

Kehadiran pimpinan bersama unsur terkait ini menjadi wujud nyata dukungan penuh terhadap program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Acara berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 00.45 WIB, dihadiri oleh unsur internal Ditlantas Polda Riau dan berbagai stakeholder eksternal seperti PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota Pekanbaru, serta komunitas motor.

Tercatat 150 pembalap dengan total 250 starter berlaga dalam 6 kategori kelas berbeda. Antusiasme masyarakat luar biasa.

Lebih dari 5.000 penonton memadati kawasan kegiatan, sementara area UMKM binaan Ditlantas Polda Riau ramai diserbu pembeli yang menikmati suasana meriah di sekitar lintasan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, briefing, doa bersama, dan dilanjutkan dengan perlombaan yang menggunakan sistem penilaian digital kualifikasi. Para pemenang dari setiap kelas mendapatkan piagam penghargaan dan dana pembinaan yang diserahkan langsung oleh Dirlantas dan jajaran pejabat Ditlantas Polda Riau.

Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan bahwa kegiatan Drag Bike Policing bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana edukasi dan pendekatan humanis kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Program ini bukan hanya tentang balapan, tetapi tentang edukasi dan pendekatan humanis. Kami ingin para remaja menyalurkan minatnya secara positif di tempat yang aman dan sesuai aturan,” ujar Kombes Taufiq.

Di kesempatan tersebut, Kombes Taufiq juga mengimbau para muda-mudi agar tidak melakukan aksi balap liar di jalan raya, karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Ia menegaskan bahwa semangat berkompetisi dan kecintaan terhadap otomotif harus disalurkan melalui ajang resmi yang disiapkan kepolisian, seperti Drag Bike Policing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X