Sempat Tikam Polisi dan Kembali Melawan saat Ditangkap, Pelaku Curas di Pekanbaru Dihadiahi Timah Panas

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 19 Mei 2025 | 11:52 WIB
Tersangka Jufrizal alias Andre usai diamankan polisi.
Tersangka Jufrizal alias Andre usai diamankan polisi.

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru melumpuhkan seorang daftar pencarian orang (DPO) bernama Jufrizal alias Andre pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Andre berhasil ditangkap di Jalan Hangtuah Kota Pekanbaru dan diberikan tindakan tegas terukur di kakinya karena melawan saat dibekuk petugas

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, sebelum ditangkap oleh Tim Resmob Jembalang, tersangka Jufrizal sebelumnya juga melakukan perlawanan dengan melakui Aiptu Candra dengan senjata tajam sewaktu akan ditangkap di Jalan Karet, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Jumat, 16 Mei 2025 sekira pukul 20.00 WIB.

Akibat kejadian ini, Aiptu Candra yang merupakan personil Polsek Senapelan mengalami luka robek dibagian tangan sebelah kiri.

"Pelaku sudah ditangkap tim Resmob Jembalang di Jalan Hangtuah, Kelurahan Sumahilang," ujar Kompol Bery, Minggu, 18 Mei 2025.

Kompol Bery menceritakan kronologis awal kejadian saat dilakukan penangkapan, Aiptu Candra diperintahkan Kapolsek Senapelan, AKP Akira Ceria untuk melakukan penangkapan terhadap DPO Curas, Jufrizal alias Andre.

Mengetahui keberadaan pelaku di kos-kosan, Aiptu Candra lalu berusaha menangkap pelaku dan menyandarkan ke tembok.

"Saat pelaku dalam posisi terpojok, seorang wanita yang bernama Citra Lusiana mengaku sebagai pacarnya menarik baju dan tangan Aiptu Candra," jelas Kompol Bery.

Dalam kondisi itu, pelaku akhirnya terlepas dari tangan petugas dan Jufrizal mengambil senjata tajam yang diselipkan di pinggangnya.

"Anggota diserang dan mengalami luka robek di bagian tangan sebelah kiri. Usai melukai polis, pelaku kabur meninggalkan polisi yang terluka parah," terang Kompol Bery.

Tak lama berselang, Tim Opsnal Polsek Senapelan datang dan memberikan pertolongan kepada Aiptu Candra dengan membawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.

Ke esokkan harinya, tim mendapat informasi keberadaan pelaku di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Gereja HKBP.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X