Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Serukan Spirit Bhinneka Tunggal Ika

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 09:30 WIB
Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Serukan Spirit Bhinneka Tunggal Ika. (ft: ist)
Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Serukan Spirit Bhinneka Tunggal Ika. (ft: ist)

 

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Upacara Mapolda Riau, Selasa, (1/10/2024) pagi

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini bertemakan, "Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas".

Usai upacara Kapolda Riau menegaskan pentingnya Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai anugerah bagi Indonesia dan seluruh warganya.

"Indonesia harusnya bukan hanya sekadar bangga, tapi seharusnya bersyukur. Ini adalah anugerah bagi negeri kita, bagi seluruh warga negara. Para leluhur telah menghadiahkan Pancasila kepada kita," ujar Irjen Iqbal.

Lanjutnya, itu menggarisbawahi nilai-nilai Pancasila yang sejalan dengan tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pancasila bagi bangsa Indonesia merupakan ideologi dan pedoman hidup yang harus dijadikan sebagai landasan moral di dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku serta menjiwainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Upaya kami adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Penegakan hukum yang berkeadilan adalah manifestasi dari keyakinan akan Tuhan Yang Maha Esa,” kata Irjen Iqbal.

Irjen Iqbal menambahkan, Pancasila mendorong setiap warga negara untuk beraktivitas sesuai dengan norma-norma ibadah masing-masing, menciptakan keharmonisan di tengah keragaman.

Alumni Akpol 1991 ini menekankan bahwa ajaran agama manapun mengajak untuk mengedepankan sikap positif, santun, dan tidak menyakiti orang lain. Sehingga kita akan menjadi bangsa Indonesia yang mampu memahami Pancasila, mampu memahami kebhinekaan dalam keberagaman, dan mampu menjadi warga negara Republik Indonesia yang baik.

“Ada Hablum minannas dan rahmatal lilalamin. Rahmat tidak hanya ditujukan kepada manusia, tetapi juga kepada alam, yang harus kita cintai dan rawat,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X