Polda Riau Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, 6 Pelaku Ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru, Modus Sabu Disimpan dalam Sepatu

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 19 Agustus 2024 | 10:47 WIB
Barang bukti sabu yang diamankan. (ft: ist)
Barang bukti sabu yang diamankan. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, pada Sabtu (17/8/2024) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Empat pelaku bernama Irwan Saputra, M Zubir, Kamaruddin, dan Rahmad Darmawan ditangkap berikut barang bukti 12 bungkus plastik bening berisikan sabu yang disembunyikan di dalam sepatu.

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau AKBP Boby Putra Ramadan Sebayang.

"Saat kami melakukan pemeriksaan bersama petugas Avsec bandara SSK II, salah satu tersangka sempat mencoba membuang barang bukti sabu ke dalam toilet. Namun, kami berhasil mengamankan sisa narkoba yang mereka bawa," ujar AKBP Boby, Senin (19/8/2024).

Setelah melakukan interogasi, tersangka mengaku bahwa sabu-sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Jakarta.

"Berdasarkan hasil interogasi dan analisa komunikasi, Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba kemudian melakukan penangkapan terhadap dua orang lainnya yang diduga sebagai pemberi barang, yakni Bayu Ardinata dan Aswandito, di parkiran Broders Entertaiment pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB," ungkap Boby.

Lanjut dia, kedua tersangka, Bayu Ardinata dan Aswandito, mengakui bahwa mereka yang memberikan narkoba tersebut kepada Irwan Saputra dan Rahmad Darmawan.

"Narkoba tersebut mereka dapat dari seorang yang bernama Gocun yang berdomisili di Malaysia," kata AKBP Boby.

Selain narkoba jenis sabu, Tim Opsnal juga mengamankan barang bukti lainnya yakni, 3 unit handphone, uang tunai dan 1 unit mobil Toyota Avanza warna silver dengan Nopol BM 1927 FR.

Untuk pelaku dan barang buktinya saat ini telah dibawa ke Polda Riau guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Polda Riau akan melakukan penyelidikan lebih dalam terhadap jaringan peredaran narkoba internasional ini, termasuk siapa pihak yang memberi perintah kepada para tersangka.

"Ini menjadi salah satu prioritas kami dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Riau," tutup AKBP Boby. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X