Pria di Pekanbaru Babak Belur Dihajar Massa karena Diduga Mencuri Besi Pagar Rumah

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 3 Juni 2024 | 10:23 WIB
Pelaku saat diamankan dari amukan warga. (ft: ist)
Pelaku saat diamankan dari amukan warga. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seorang pria diduga pelaku pencurian babak belur diamuk massa di Jalan Sam Ratulangi, Gang Empat, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau, Jumat (30/05/2024) dini hari. Pria itu diduga kepergok mencuri pintu pagar besi milik warga.

Pelaku berhasil dievakuasi polisi dalam kondisi babak belur. Pria ini berinisial RH alias Meme (24), warga Jalan Melati, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan.

Aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan setelah warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku saat sedang beraksi. PH pun akhirnya meninggalkan pagar besi yang sempat ia curi dari rumah korban dan berupaya melarikan diri saat dipergoki.

"Pelaku sudah kami amankan berikut barang bukti kejahatannya," ujar Kapolsek Senapelan Kompol Noak P Aritonang, Senin (3/06/2024).

Kompol Noak menuturkan, aksi pencurian itu diketahui saat korban Kaisar Ajo diberitahu oleh anaknya bahwa ada orang yang mengambil pagar besi depan rumahnya, Kamis (29/05/2024) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Mendengar hal itu, korban pulang menuju rumah, dan melihat satu buah pintu terali besi yang terpasang di pintu samping rumah telah hilang.

Korban mendapati terali besi itu sudah diletakkan begitu saja ditepi jalan tidak jauh dari rumahnya. Selain itu korban juga melihat ada beberapa orang warga berkumpul disimpang jalan yang sudah mengamankan pelaku.

"Jadi, pelaku ini sudah diamankan warga saat korban sampai di rumah. Warga memergoki aksi pelaku," terangnya.

Saat diinterogasi warga, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya telah mencuri besi pagar tersebut seorang diri.

"Pelaku belum sempat membawa pintu terali besi itu di karenakan ada warga yang mencurigainya," jelas Kompol Noak.

Warga yang kesal dengan ulah, spontan memukulinya. Apalagi di wilayah itu sudah sering terjadi aksi pencurian pagar. ***

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X