PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seorang pensiunan perusahaan PTPN V Pekanbaru, Saiwan (68), ditemukan tewas bersimbah darah dirumahnya di Perum Manggala Jalan Bunga Inem, Kelurahan Sialangmunggu Kecamatan Tuah Madani, Rabu (29/5/2024) malam. Saat ditemukan kondisi korban sudah membau.
Di lokasi kejadian, Tim Inafis Satreskrim Polresta Pekanbaru juga sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP pada pukul 21.00 WIB malam. Sejumlah warga juga berbondong disekitar lokasi kejadian.
"Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang datang dari daerah Kubang. Karena handphone bapak ini gak aktif sejak 2 hari belakangan," ujar Ivan Syahluvi, Ketua RW 17 Kelurahan Sialangmunggu.
Di ketahui, Saiwan ini tinggal bersama istrinya dirumahnya, Saat kejadian istrinya sedang ke luar kota. Ia selalu didatangi oleh sopirnya setiap hari. Namun saat mayat korban ditemukan, sang sopir tidak berada di lokasi.
"Informasi dari pihak keluarganya, 2 hari yang lalu Pak Saiwan ini baru pulang dari bank. Sopir yang biasa menemaninya dan mobil Suzuki Ertiga milik korban juga tidak ada lagi," jelasnya.
Ivan manambahkan, di lantai rumah terdapat bercak darah bekas seretan dekat mayat korban ditemukan.
"Jasad sudah membiru dan bau, karena kata anak korban, bapak ini sudah 2 hari tak bisa dihubungi," ungkap Ivan.
Karena tak bisa dihubungi, anak korban datang. Sewaktu masuk ke dalam rumah korban ditemukan sudah tak bernyawa.
Ivan menyebutkan, anaknya datang karena nomor HP korban tidak aktif. Lalu sang anak masuk ke rumah dan menemukan mayat ayahnya. Selanjutnya, sang anak mengadukan kejadian itu kepada warga dan Ketua RT dan RW setempat.
"Saya bersama Pak RW melihat ada onggokan tertutup selimut dan ada bercak darah juga, seperti bekas diseret," kata Ivan.
Informasinya korban punya mobil Suzuki Ertiga dan sopir sering datang ke rumah. Tapi saat jasad korban ditemukan mobil dan sopir tak ada.
"Anaknya bilang, mobil dan BPKB serta surat-surat berharga lainnya hilang. Kuat dugaan, korban Saiwan merupakan korban perampokan dan pembunuhan," jelas Ivan.