PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Tim Binluh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau mensosialisasikan bahaya narkoba kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Santa Maria Pekanbaru, Selasa (23/01/2024).
Tim Ditresnarkoba Polda Riau yang dipimpin Kabag Binopsnal Kompol Masriah Saragih didampingi AKP Jaliper Lumban Toruan mengatakan sosialisasi bahaya narkoba bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah karena anak usia di bangku pendidikan sangat rentan dengan ajakan menggunakan berang terlarang tersebut.
Tidak hanya itu, pelajar yang juga menjadi pemilih pemula juga diajak untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu Damai 2024.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti melalui Kabag Binopsnal Kompol Masriah Saragih mengatakan, sebagai generasi muda wajib memproteksi diri sejak dini dengan tidak mengkonsumsi narkoba dan minum minuman keras.
“Karena kalau sudah konsumsi barang-barang terlarang impian atau cita-cita mereka (para siswa) tidak akan tercapai,” katanya.
Dia menjelaskan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba harus diketahui para siswa karena masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda khususnya di SMA.
“Narkoba ini memiliki dampak yang negatif, salah satunya dapat menurunkan kesadaran yang berujung pada hilangnya ingatan dan dapat menimbulkan ketergantungan sehingga ini menjadi tanggungjawab kami untuk selamatkan generasi muda agar tidak terjerat oleh barang-barang haram seperti narkoba,” ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya mengimbau kepada pihak sekolah dan para orang tua untuk turut mendukung program Polri dalam rangka memberantas peredaran narkoba di kalangan pelajar.
Peredaran narkoba saat ini semakin pesat bentuknya pun beragam untuk itu kami mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk sama-sama memantau pergaulan anaknya agar tidak terjerat akan bahaya narkoba,” katanya lagi.
Lanjut Kompol Masriah Saragih, mengatakan, saat ini telah memasuki masa kampanye, kepada pelajar yang juga menjadi pemilih pemula diajak untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu Damai 2024 dan menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Kita sampaikan kepada para siswa-siswi agar tidak terpengaruh dengan isu-isu negatif berupa hoaks yang bisa menyebabkan perpecahan. Adik-adik semua agar dapat memanfaatkan media sosial dengan baik dan harus cerdas menyikapi pemberitaan di era digitalisasi saat ini karena perkembangan informasi sangat massif. Oleh karena itu selalu saring semua informasi yang didapat sebelum disebarluaskan, lebih baik menyebarkan berita bahagia, bukan berita hoaks," anaknya.