PEKANBARU,RIAUSATU.COM - Polda Riau berhasil menuita sekitar 1 ton lebih narkotika jenis sabu sepanjang tahun 2023. Seluruh barang haram tersebut disita dari 2.518 tersangka. Selain sabu-sabu, narkotika jenis ekstasi menempati urutan kedua yakni 284.765 butir yang diamankan dari 152 tersangka.
Hal ini disampaikan Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal dalam press rilis akhir tahun bertempat di Aula Tribrata Mapolda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/12/2023).
"Selain sabu dan pil ekstasi, ganja kering dan pil happy five menempati urutan ke tiga dan empat. Khusus ganja pihaknya telah menyita sebanyak 137,39 kilogram, dan 32.487 pil happy five," ujar Irjen Iqbal.
Menurut Kapolda, bila dibanding pada tahun 2022, jumlah tindak pidana narkotika di tahun 2023 naik 66 kasus atau 3,62 persen. Khusus untuk tersangkanya, dibanding tahun 2022, ada kenaikan sebanyak 82 orang atau 3,05 persen.
Lebih lanjut dikatakan Irjen Iqbal, selain kasus narkotika, Polda Riau juga berhasil mengungkap kasus besar lainnya. Diantaranya adalah kasus korupsi pembangunan jembatan Selat Rengit dan pembangunan pelabuhan kawasan Dorak Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah merugikan negara sekitar Rp42 miliar.
Kasus mencolok lainnya yakni penyelundupan sekitar 408.000 ekor benih lobster ke negara Vietnam melalui pelabuhan di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Di kasus ini, dua tersangka berhasil diamankan dengan kerugian negara mencapai Rp61,2 miliar," jelas Iqbal.
Secara kelembagaan, masih kata Irjen Iqbal, sepanjang tahun 2023 terdapat 221 personil Polda Riau yang telah mendapat punishmen. Dari jumlah itu, ada 2 personil dipecat secara tidak hormat (PTDH), 101 personil demosi, 141 personil mendapatkan sanksi etik serta ada 118 personil mendapat penempatan khusus (Patsus).
Untuk kinerja, sebanyak ratusan personil Polda Riau juga mendapat penghargaan atas dedikasi dan kinerja di sepanjang 2023. Penghargaan terbanyak diraih personil berpangkat Brigadir sebanyak 50 personil.
Lalu penghargaan berdasarkan golongan diterima sebanyak 98 personil yang berhasil mengungkap kasus diseluruh Polda Riau dan jajaran.
"Dalam penegakan hukum dan pemeliharaan Kamtibmas di masyarakat, kami tau masih jauh dari kesempurnaan, semoga kedepannya Polda Riau akan lebih baik," tutup Irjen Iqbal mengakhiri keterangannya. ***