Pertaruhkan Nyawa Susuri Sungai Subayang Kampar Kiri, Dit Intelkam Polda Riau Mapping Lokasi TPS Terisolir

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Selasa, 26 Desember 2023 | 18:02 WIB
Kasubdit Politik AKBP Wawan Setiawan, terpaksa harus menempuh perjalanan selama 5 jam untuk sampai ke lokas. (fr: ist) i
Kasubdit Politik AKBP Wawan Setiawan, terpaksa harus menempuh perjalanan selama 5 jam untuk sampai ke lokas. (fr: ist) i

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau melakukan pemetaan titik-titik kerawanan bencana alam dan tempat pemungutan suara (TPS) terisolir diwilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (26/12/2023).

Menggunakan sampan ketinting, personil Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Riau terpaksa harus mempertaruhkan nyawa menyusuri sungai Subayang yang diketahui memiliki arus kuat dan dalam.

Terdapat 8 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar yang cukup sulit diakses melalui jalur darat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rovinsi Riau juga telah menyatakan bahwa wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu merupakan daerah rawan terhadap bencana alam, terutama longsor.

Minimnya akses menunju ke wilayah tersebut, personil Dit Intelkam Polda Riau yang dipimpin oleh Kasubdit Politik AKBP Wawan Setiawan, terpaksa harus menempuh perjalanan selama 5 jam untuk sampai ke lokasi.

AKBP Wawan Setiawan mengatakan pemetaan itu dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi damai di Pemilu 2024 ini.

"Pemetaan (Mapping) ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini dalam rangka mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang dapat timbul dari berbagai aspek khususnya dalam kegiatan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 diwilayan terisolir maupun daerah yang rawan bencana," kata AKBP Wawan.

Selain itu, AKBP Wawan menjelaskan, pemetaan ini juga dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas sesuai dengan Surat Keputusan Gubri No 7743 XII 2023 tentang penetapan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Provinsi Riau tahun 2023.

"Untuk mengantisipasi gangguan Kamtimas dan perkembangan situasi khususnya terkait dengan kondisi alam yang berada diwilayah Kampar Kiri Hulu," ujar AKBP Wawan.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Wawan juga berdialog dan mengajat masyarakat setempat untuk tetap mewaspada kemungkinan naiknya debit air sungai Subayang, apalagi dengan intensitas curah hujan yang ringgi saat ini.

Kepada masyarakat mantan Kasubdit Gakkum Dir Polair Polda Riau juga mengingatkan untuk senantiasa bersama-sama mendukung situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif pada masa Pemilu 2024.

"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan juga keamanan agar terciptanya Pemilu 2024 diwilayah Provinsi Riau khususnya Kecamatan Kampar Kiri dapat berjalan dengan damai," pungkasnya. ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X