Jumlah tersebut terdiri atas 53.338 jemaah dan 556 petugas.
Total jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Makkah ke Madinah mencapai 53.894 orang.
Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia berjumlah 15.802 orang.
Jumlah itu terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Maria menjelaskan, fase pemulangan saat ini memasuki momentum penting.
Senin menjadi hari terakhir proses pendorongan jemaah gelombang I dari hotel-hotel di Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Penerbangan terakhir jemaah gelombang I menuju Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari (16/6/2026) pukul 01.45 waktu Arab Saudi.
"Mulai besok, operasional pemulangan akan sepenuhnya berfokus pada jemaah Gelombang II yang telah berada di Madinah. Kepulangan mereka akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia," jelasnya.
Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan.
Jemaah diminta memastikan waktu istirahat yang cukup.
Jemaah juga diimbau mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kelelahan.
Menurut Kemenhaj, kondisi fisik yang prima diperlukan agar perjalanan pulang ke Indonesia dapat berlangsung aman dan nyaman.
Maria mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga semangat kepedulian dan saling membantu.
Perhatian itu terutama ditujukan kepada jemaah lanjut usia, jemaah berkebutuhan khusus, dan jemaah yang membutuhkan pendampingan selama proses kepulangan.
"Nilai kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah yang telah tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tetap dijaga hingga kembali ke tanah air. Kepedulian kepada sesama adalah bagian penting dari kemabruran haji," ujarnya.