ekonomi

Pakar Nilai Penurunan Harga BBM Non-subsidi Mendorong Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Kamis, 5 Januari 2023 | 16:54 WIB
Ilustrasi mengisi BBM. (f: int)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyambut positif penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi oleh Pertamina.

"Penentuan harga BBM non-subsidi didasari mekanisme pasar untuk mencapai harga keekonomian. Penurunan harga BBM non-subsidi ini imbas dari penurunan harga minyak mentah dunia," kata Kepala PSE UGM Yogyakarta Sarjiya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, dirilis Pikiran-Rakyat.com.

Dia menilai penurunan harga BBM non-subsidi tersebut akan mendorong Pertamina menjadi perusahaan energi kelas dunia (world class energy company).

Peneliti PSE UGM Agung Satrio Nugroho menjelaskan penurunan harga BBM non-subsidi tersebut memberikan dampak positif ke negara. Dengan disparitas harga BBM subsidi dan non-subsidi yang semakin kecil, menurutnya, maka diprediksi akan ada perpindahan konsumsi dari Pertalite ke Pertamax.

Agung mengatakan, perpindahan tersebut mirip ketika Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi.

Akibat disparitas harga Pertamax yang semakin besar membuat masyarakat beralih mengonsumsi Pertalite sebagai BBM kendaraan. Jumlah perpindahan konsumsi tersebut mencapai 5 persen. Dengan semakin sempitnya disparitas harga, Agung optimistis konsumsi BBM nonsubsidi akan meningkat.***

Tags

Terkini