ekonomi

Masrul Kasmy Sebut Pencabutan PPKM Peluang Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Riau

Selasa, 3 Januari 2023 | 15:40 WIB
Masrul Kasmy saat di Studio I Pro 1 RRI Pekanbaru. (f: ist)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Pemerintah pusat secara resmi telah mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) per 30- Desember lalu, yang langsung diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

Apa artinya bagi Provinsi Riau? Menurut Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Masrul Kasmy, dicabutnya PPKM) merupakan peluang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau.

Dikatakan, dengan dicabutnya PPKM masyarakat dapat lebih leluasa dalam melakukan dan mengembangkan aktivitas-aktivitas ekonomi.

“Bagi para pemilik usaha, tidak ada keraguan lagi, silahkan berinvestasi dan beraktivitas. Sehingga ini akan mendorong geliat pengembangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Riau,” tutup Masrul Kasmy.

"Peningkatan pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau baik melalui bidang ekonomi pariwisata maupun melalui bidang penanaman modal oleh para investor yang ingin berinvestasi di Riau," kata Asisten I di Studio Pro 1 RRI Pekanbaru, Selasa, (3/1/2023).

Dilaporkannya, realisasi investasi Provinsi Riau mulai Januari - September 2022 tembus hingga Rp. 71,89 triliun. Sedangkan target realisasi investasi 2022 yang diberikan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebesar Rp60,46 triliun atau 5,04 % porsi terhadap nasional.

“Investasi Riau terbesar di Pulau Sumatera, dan tertinggi ke - 5 di Indonesia. Tentu ini menjadi suatu kesempatan yang baik untuk kembali kita membangun dan mengembangkan daerah,”terangnya.

Artinya, Provinsi Riau telah jauh melebihi target, yaitu Rp71,89 triliun atau 118 % melebihi target.***

Tags

Terkini