ekonomi

Mau Cepat Kaya, Silakan Coba Budidaya Pohon Dolar Zamioculcas

Senin, 19 September 2022 | 15:42 WIB
(f: Pikiran-Rakyat.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Budidaya tanaman hias memberi peluang untuk mengubah nasib, bahkan untuk menjadi cepat kaya sekali pun. Antara lain, dengan membudidayakan tanaman hias yang memiliki nilai jual serta sedap dipandang yaitu Pohon Dolar Zamioculcas. Diketahui harga per tangkai Tanaman Dolar ini bisa mencapai Rp20.000.

Aripin kemudian menjelaskan bahwa tiap helai daun dari Tanaman Zamioculas dapat dijadikan bibit baru. “Kenapa ini disebut Pohon Dolar? Karena setiap daunnya ini bisa menghasilkan uang,” katanya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube Aripin Dulhari yang merupakan pecinta tanaman.

“Pot saya ini ada sekitar 20 tangkai dan masing-masing tangkai memiliki sekitar 20 helai daun. Berarti pot ini bisa menghasilkan Rp8 juta,” ujar Arifin.

Ia kemudian mengingatkan agar memilih batang dengan daun hijau tua yang masih segar dalam pembiakan Pohon Dolar ini, serta menghindari batang dengan daun yang menguning ataupun batang yang masih berwarna hijau muda.

Selain itu, media tanam yang dipilih juga harus bagus supaya bibit yang dihasilkan juga menjadi baik nantinya.

Arifin kemudian menunjukkan tiga cara mudah budidaya Pohon Dolar, sebagai berikut.

1. Stek Daun

a. Potong batang terdekat dengan media tanam
b. Pisahkan daun dari batangnya
c. Tancapkan ujung daun ke pot berisi media tanam

2. Stek Batang Dua Helai Daun

a. Potong batang terdekat dengan media tanam
b. Potong batang di ruas atara dua daun atas dan dua daun bawah
c. Tancapkan batang yang sudah dipotong ke pot berisi media tanam

3. Stek Batang dengan Daun Penuh

a. Potong batang terdekat dengan media tanam
b. Tancapkan batang yang sudah dipotong ke pot berisi media tanam

Dalam videonya tersebut, ia mencontohkan penanaman calon bibit baru Pohon Dolar ini dalam satu pot bisa diisi beberapa daun maupun batang secara bersamaan.

Pria paruh baya itu kemudian menunjukkan hasil perbanyakan dengan ketiga cara di atas yang yang telah ditanam beberapa waktu sebelumnya.

“Yang stek daun sudah muncul umbi dan akar, nanti dia akan tumbuh tunas. Sudah kelihatan bakal tunasnya,” katanya sambil menunjukkan hasil stek daun.

Halaman:

Tags

Terkini