JAKARTA, RIAUSATU.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menawarkan 3 solusi bagi industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), menyusul setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) awal September lalu.
Menurut Sandiaga, Parekraf disebut identik dengan mobilisasi tinggi. Sehingga, kenaikan BBM akan berpotensi menaikkan harga di industri tersebut.
Untuk mengatasinya, Sandi menuturkan, dirinya menawarkan bantuan dan bimbingan bagi para pelaku industri kecil. Adapun bimbingan dilakukan khususnya agar mereka dapat mengelola pembiayaan operasional dengan maksimal. Selanjutnya, Sandi mengungkap, pihaknya akan mendorong wisata minat yang berpotensi mengurangi konsumsi BBM.
“Kedua, mendorong wisata minat khusus yang berpotensi mengurangi konsumsi BBM, baik secara langsung maupun tak langsung. Seperti sport tourism yang mencakup wisata lari, maraton, trail run, dan lain sebagainya,” katanya dalam The Weekly Brief with Sandi Uno seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.
Selain dua solusi jangka pendek tadi, Sandi juga memberikan solusi yang bisa diterapkan untuk jangka panjang. Ia menyarankan agar industri pariwisata dan ekonomi kreatif melakukan transisi dari BBM ke energi alternatif yang dapat diperbaharui. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan energi fosil yang sekarang harganya melambung.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hotel non bintang dan akomodasi lainnya memiliki rata-rata tingkat hunian sebesar 40 persen, sementara sisanya yang lebih besar diduduki hotel berbintang.
“Akomodasi hotel non bintang itu yang menjadi perhatian kita, karena itulah yang digunakan masyarakat secara umum. Kenaikan BBM kali ini wisatawan yang tetap memiliki daya beli berwisata akan lebih menekan pengeluaran sebesar 10 persen saat berwisata,” tuturnya.***